Belajar Budidaya & Ternak Bersama

Cara Pemupukan Tanaman Alpukat Baru Tanam

Cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam berbeda dengan pemupukan pada tanaman alpukat yang sudah lama ditanam. Tanaman alpukat yang baru ditanam ini biasanya disebut sebagai TBM atau tanaman belum menghasilkan. Karena memang masih baru sehingga tidak ada kemungkinan untuk berbuah. 

Sedangkan, untuk tanaman alpukat yang sudah berbuah dan menghasilkan disebut sebagai TM atau tanaman menghasilkan. Untuk pemupukan alpukat baru tanam atau TBM ini, pemupukan dilakukan untuk fokus pada pertumbuhan tanaman saja. Jadi, tidak memikirkan kualitas buah yang akan dihasilkan lebih dulu. 

Hal yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman Alpukat 

Proses pemupukan tanaman alpukat memang sangat berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan tanaman alpukat. Namun, tidak hanya itu saja ada syarat lain agar tanaman alpukat dapat tumbuh dengan baik dan maksimal sampai mencapai masa TBM dan pemupukan yang regular. 

Jadi, tidak hanya mengetahui cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam yang tepat. Para penanam juga perlu memperhatikan faktor lain yang mempengaruhi. Karena itu, berikut akan dibahas berbagai hal yang mempengaruhi jalannya pertumbuhan tanaman alpukat. 

1. Jarak Antara Tanaman Alpukat 

Jarak yang diberikan pada antar tanaman ketika sedang ditanam mungkin terlihat sepele. Namun, sebenarnya sangat mempengaruhi tumbuh kembang dari tanaman alpukat. Idealnya, tanaman alpukat janganlah ditanam secara berdempetan. 

Jarak yang dianjurkan untuk tanaman alpukat adalah 9 x 12 m dengan lubang tanaman berdimensi 75 x 75 x 75 cm. Selain itu, ada baiknya untuk tidak langsung menanam alpukat pada lubang yang digali. Siapkan dulu tanah dan lubang agar ideal selama 1 sampai dengan 2 bulan. 

2. Iklim dan Suhu Lingkungan 

Suhu yang ideal untuk pertumbuhan tanaman alpukat adalah 12,8 sampai depan 28,3 derajat celcius. Untuk tingkat toleransinya antara 15 sampai dengan 30 derajat celcius. Sebenarnya, tanaman alpukat bukanlah tanaman yang rewel. Tanaman ini bisa ditanam dan dikembangkan di dataran rendah maupun tinggi. 

Selain itu, tanaman alpukat harus dipastikan mendapatkan cukup cahaya matahari. Kebutuhan cahaya matahari tanaman alpukat sekitar 40 persen sampai dengan 80 persen. Untuk penyerbukan, biasanya tanaman alpukat sangat mengandalkan angin. 

3. Ketinggian Lokasi Penanaman 

Walaupun tergolong tanaman yang tidak rewel soal lokasi penanaman. Namun, lokasi penanaman yang paling ideal untuk tanaman alpukat adalah 5 sampai dengan 1500 mdpl dari sisi ketinggiannya. 

Namun, hal ini juga bergantung pada variasi alpukat yang akan ditanam. Misalnya, alpukat meksiko dan Guatemala lebih ideal ditanami di ketinggian 1000 sampai dengan 2000 mdpl. Sedangkan alpukat Hindia Barat lebih ideal di ketinggian 5 sampai dengan 1000 Mdpl. 

4. Jenis dan Kadar pH Tanah 

Hal terakhir yang mempengaruhi adalah jenis dan juga tingkat dari kadar pH tanah tempat tanaman alpukat di tanam. Jenis tanah yang ideal untuk tanaman alpukat adalah tanaman lempung yang berpasir. Tingkat keasamannya lebih baik jika sekitar 5,6 sampai dengan 6,4 saja. 

Jika tanaman alpukat ditanam pada pH tanah di bawah nilai 5. Maka, tanaman tersebut bisa menjadi cukup beracun. Hal ini karena adanya unsur Al, Mg, dan Fe, di dalamnya. 

cara pemupukan alpukat baru tanam
cara pemupukan alpukat baru tanam

Cara Menanam Tanaman Alpukat Tahap Awal 

Setelah syarat-syarat di atas terpenuhi, selanjutnya para penanam harus mengetahui bagaimana cara menanam tanaman alpukat tersebut di tahap awal. Tentu saja, hal ini harus dilakukan lebih dulu sebelum para penanam melakukan cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam. 

Baca Juga:  Cara Mencangkok Pohon Alpukat Dalam 7 Langkah

Berikut adalah cara menanam tanaman alpukat dari tahap sangat awal. Bahkan dari tahap pemilihan biji dan perkembangannya sampai di tingkat TBM atau tanaman belum menghasilkan.

  • Pertama, pilih biji alpukat yang kondisinya bagus dan ideal untuk ditanam. 
  • Lakukan penanaman pada bag hitam terlebih dahulu sampai tumbuh akar dan tunas. 
  • Siapkan tanah dan lubang untuk penanaman alpukat. Beri jarak pada setiap lubang yang dibuat agar pertumbuhan tanaman alpukat semakin ideal. 
  • Selanjutnya, masukkan tanaman yang sudah tumbuh akar dan juga tunas pada lubang yang sudah disiapkan. Tutupi dengan tanah dan juga siram dengan sedikit air. 
  • Berikan pupuk dasar pada tanaman untuk tahap pertumbuhan awal. 

Dengan menanam tanaman alpukat, para penanam sudah bisa memulai tahap awal perawatannya. Selanjutnya, perawatan yang perlu dilakukan oleh para penanam adalah pembersihan gulma, penyiraman, dan juga pemberian pupuk lanjutan. 

Cara Pemupukan Tanaman Alpukat Baru Tanam 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, baru setelah tanaman ditanam. Para penanam harus memikirkan langkah perawatannya. Pertama, adalah pengairan dan juga pemupukan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya pemupukan untuk TBM ini berbeda. 

Pemberian pupuk pada TBM paling ideal untuk dilakukan sebulan sekali untuk pupuk standar. Sedangkan, untuk pemupukan dasar lebih baik dilakukan dua kali selama setahun pada akhir musim hujan. 

Untuk para penanam yang mengurus tanaman alpukat yang baru tanam. Berikut adalah cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam dan prosedur yang perlu dilakukan.

1. Penakaran Dosis Pupuk yang Dibutuhkan 

Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan penakaran pupuk sesuai yang dibutuhkan. Untuk takarannya, dosis yang diberikan pada tanaman belum menghasilkan berbeda dengan tanaman menghasilkan. Berikut adalah takaran pupuk yang ideal. 

  • Anti Hama Hayati – 10 ml/liter. 
  • Pupuk Organik Cair – 10 ml/liter 
  • POC Organik – 10 ml/ liter.
  • Dekomposer Organis – 10 ml/liter.
  • Pupuk Organik Padat – 300 sampai dengan 500 gram per pohon. 
  • Hormon Organik – 5 ml/liter. 
Baca Juga:  Cara Mengatasi Pohon Alpukat yang Tidak Berbuah

2. Pembersihan Tanaman dari Gulma dan Hama 

Sebelum pupuk diberikan pada tanaman, para penanam harus memastikan terlebih dahulu bahwa tidak ada gulma dan hama di sekitar tanaman. Jadi, sebelum melakukan pemberian pupuk para penanam harus membersihkan tanaman terlebih dahulu. 

Hal ini untuk mencegah nutrisi yang diberikan oleh pupuk malah diambil oleh hama dan gulma. Hal ini bisa membuat pemberian pupuk menjadi sia-sia dan tanaman menjadi tidak bisa berkembang dengan optimal. 

3. Pemberian Bubuk pada Bagian Tanah dan Tanaman 

Setelah dosis pupuk sudah ditentukan, para penanam tinggal mengaplikasikan pupuk sesuai dengan jenis pupuk. Untuk pupuk spray, bisa disemprotkan ke bagian tanaman mulai dari daun sampai batang. Pupuk cair bisa dikocorkan di sekitar pokok tanaman utama. 

Sedangkan untuk pupuk yang berbentuk padat bisa dibaurkan dengan tanah sekitar tanaman. Mungkin juga bisa ditaburkan di tanah sekitar tanaman. 

Itulah cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam. Ada banyak aspek yang perlu diperhatikan untuk melakukan pemupukan dengan tepat. Karena itu merupakan tahap yang krusial dalam pertumbuhan tanaman alpukat. 

Pentingnya Pemupukan Untuk TBM Alpukat 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fase TBM adalah fase yang penting bagi tanaman alpukat. Fase ini akan menentukan apa alpukat bisa menjadi tanaman yang menghasilkan atau tidak nantinya.

Dalam melakukan cara pemupukan tanaman alpukat baru tanam ini, jangan fokus pada pertumbuhan alpukat dan proses menghasilkan buahnya saja. Fokus pada asupan nutrisi dan kesehatan alpukat jadi, tanaman bisa memasuki fase tanaman menghasilkan dengan baik.