Belajar Budidaya & Ternak Bersama
Apel  

Ciri-ciri Daun Apel Beserta Bagian Lain Yang Perlu Diketahui

Bagaimanakah ciri-ciri daun apel? Buah apel tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Rasanya yang manis dan menyegarkan serta bentuknya yang menarik membuat kita langsung ingin memakannya. Kebanyakan, orang-orang mengkonsumsi apel dengan membelinya terlebih dahulu di pasar atau toko buah.

Namun, apakah Anda mengetahui bahwa tidak hanya buahnya, namun juga daun apel sebenarnya bermanfaat bagi kesehatan? Bahkan, untuk mengatasi problem kesehatan tertentu, daun apel sangat disarankan untuk dikonsumsi. Untuk rasanya sendiri, mungkin tidak terlalu enak bagi banyak orang, karena sedikit pahit dan sepet. Untuk itu, Anda bisa mencampurnya dengan bahan makanan lain seperti madu dan gula pasir.

Apa sajakah manfaat kesehatan dari daun apel? Untuk perawatan wajah, Anda bisa menumbuk daun apel menjadi halus untuk dijadikan masker. Masker daun apel ini mampu mengatasi masalah jerawat dan noda hitam. Selain itu, daun apel juga merupakan bahan alternatif untuk menjaga kesehatan tulang, mengurangi resiko penyakit asma, mencegah kanker pankreas, meringankan kolesterol, mengobati diare, dan sembelit, serta membantu menurunkan berat badan.

Meskipun memiliki banyak manfaat, sayangnya tidak banyak orang yang mengetahui dengan pasti bagaimana ciri-cirinya. Terlebih lagi, daun apel jarang dijual di pasar. Anda harus memetik sendiri di kebun apel terdekat. Nah, bagi Anda yang penasaran, berikut ini adalah ciri-ciri utama dari daun apel.

Bentuk Daun Apel

Daun pohon apel biasanya cukup lebat menempel pada dahan-dahan pohon. Bentuknya oval seperti daun pada umumnya dengan ujung yang meruncing. Sementara itu, pangkalnya yang berbatasan dengan pohon cenderung tumpul. 

Tulang daun apel terlihat sangat jelas dengan bentuk menyirip. Jika Anda perhatikan, susunan tulang dari jenis daun ini sangat mirip dengan tulang ikan. Pada tepi daun, biasanya bentuknya bergerigi. Namun pada jenis-jenis apel tertentu, daunnya bergelombang. Jika disentuh, permukaannya juga cukup halus.

Warna Daun Apel

Seperti jenis daun-daun lain pada umumnya, warna daun apel adalah hijau. Untuk daun yang berumur cukup tua, warna daunnya cenderung lebih tua dan pekat. Berbeda dengan daun apel yang masih kuncup atau kecil, warnanya lebih muda dan segar. Warna hijau pada daun apel menggambarkan fungsi utama dari daun itu sendiri, yaitu untuk proses fotosintesis.

Ukuran Daun Apel

Jika Anda membandingkan berbagai macam jenis daun yang biasa tumbuh di Indonesia, termasuk daun apel, maka ukuran untuk daun apel cenderung sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Daun apel yang lebar biasanya berukuran tidak jauh dari buah apel itu sendiri. Sementara itu, ukuran yang lain akan lebih kecil. Tentu saja, ukuran daun buah apel bergantung pada usia dari daun itu sendiri.

Ciri-ciri Pohon Apel

Walaupun Anda sudah mempelajari ciri-ciri dari daun apel, mungkin Anda masih sedikit kebingungan. Tidak heran, meskipun daun ini memiliki bentuk yang cukup spesifik, secara umum, masih tidak berbeda jauh dengan daun-daun pada pepohonan lain.

Terutama jika pohon apel ditanam tidak jauh dari pohon-pohon lainnya, mungkin Anda akan mengalami kesulitan dalam membedakannya. Nah, untuk itu, tidak ada salahnya untuk mengetahui pula ciri-ciri pohon apel secara umum. Berikut ini penjelasannya.

Habitat Pohon Apel

Pohon apel biasanya tumbuh subur di daerah yang memiliki hawa sejuk. Maka tidak heran jika salah satu tempat perkebunan apel terbesar di Indonesia adalah di kota Malang, Jawa Timur. Kota ini memang termasuk dalam kawasan dataran tinggi dengan temperatur udara rendah.

Baca Juga:  Hama dan Penyakit pada Tanaman Apel dan Cara Mengatasinya

Nah, jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi kota Malang di waktu dekat, tidak ada salahnya untuk pergi ke perkebunan apel di kota ini. Mungkin, pemilik perkebunan akan memberikan ijin untuk memetik beberapa daun apel.

Batang

Secara umum, pohon apel tidak terlalu tinggi seperti pohon jambu atau pohon mangga. Sehingga tidak heran jika Anda dapat dengan mudah memetik buahnya tanpa harus memanjat. Akan tetapi, batang pohon apel bisa tumbuh meninggi hingga 7 meter.

Batang pohon apel sendiri berbentuk bulat memanjang. Diameternya tidak terlalu lebar hanya sekitar 10-20 cm untuk batang utamanya. Sementara itu, pohon ini memiliki banyak dahan dan ranting yang berukuran lebih kecil sebagai tempat tumbuhnya daun dan buah. Pertumbuhan batang dan ranting pohon apel sendiri sangat dipengaruhi oleh tingkat kesuburan dan nutrisi yang diberikan.

Warna batang pohon apel bervariasi dari cokelat muda hingga cokelat tua. Apabila Anda menyentuhnya, permukaan batang akan terasa kasar karena mengandung banyak serat. Proses fotosintesis pada daun sangat dipengaruhi oleh kinerja batang pohon yang kaya akan xylem floem.

Bunga

Sebelum pohon apel berbuah, maka ia akan menghasilkan bunga terlebih dahulu. Bunga apel sendiri bentuknya sangat indah dengan mahkota berwarna putih dan merah muda. Terdapat 5 kelopak mahkota di setiap bunganya dengan ukuran sedang sekitar 2,5 cm. Bunga pada pohon apel biasanya mekar bersamaan dan bergerombol membuat bentuknya semakin terlihat cantik.

Bunga apel masuk ke dalam kategori bunga majemuk atau sempurna yang artinya setiap bunga memiliki kelamin jantan dan betina. Putik berfungsi sebagai kelamin betina terletak di bagian tengah. Benang sari merupakan kelamin jantan yang terletak di sekitar putik.

Buah

Tentu saja, cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah pohon tersebut adalah pohon apel atau tidak adalah dengan melihat buahnya. Ya, buah adalah bagian dari pohon apel yang cukup familiar bagi semua orang. Buah apel memiliki ciri-ciri umum yaitu berbentuk bulat dengan lekukan di bagian atasnya.

Baca Juga:  Cara Menanam Apel di Daerah Panas

Untuk warnanya sendiri, buah apel cukup beragam seperti merah, putih, hijau, dan putih kemerahan. Warna buah bergantung pada jenis benih yang ditanam sejak awal. Kulit buah apel sangat tipis sehingga tidak masalah jika harus dimakan.

Dagingnya sendiri memiliki rasa dan tekstur yang cukup khas. Daging buah apel renyah dan segar karena memiliki banyak kandungan air. Rasanya manis namun ada pula yang asam karena belum terlalu matang. Kandungan gizi buah apel tidak perlu diragukan lagi karena banyak mengandung nutrisi seperti vitamin, mineral, dan antioksidan.

Di tengah-tengah buah apel terdapat biji yang nantinya bisa ditanam kembali menjadi pohon dengan beberapa treatment tertentu. Biji apel berukuran kecil dan berbentuk lonjong. Warnanya kecokelatan atau bahkan kehitaman.

Akar

Akar memang bagian yang paling tidak terlihat pada suatu pohon, termasuk pohon apel, karena letaknya di dalam tanah. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mengetahui ciri-ciri akar pohon apel.

Akar pada pohon apel termasuk jenis akar tunggang yang dapat tumbuh secara horizontal atau vertikal. Panjang akar pada pohon yang satu ini bisa mencapai 10 meter. Di sekitar akar utama, akan ada bulu-bulu halus yang tumbuh. Apabila akar tumbuh secara horizontal, beberapa bagiannya akan muncul ke permukaan tanah sehingga dapat jelas terlihat. Untuk fungsi akar sendiri tentunya adalah untuk mengangkut air dan berbagai nutrisi dari tanah ke atas pohon.