Belajar Budidaya & Ternak Bersama

Jenis-jenis Pupuk Untuk Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Apakah jenis pupuk untuk buah naga agar cepat berbuah? Buah naga merupakan salah satu buah yang tumbuh subur di iklim tropis. Maka, tidak heran jika jenis buah yang satu ini sangat mudah ditemui di Indonesia. Dengan kandungan air yang cukup banyak serta rasanya yang manis, buah naga sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas.

Asal buah naga sendiri adalah dari negara-negara di kawasan Amerika Tengah dan Selatan seperti Meksiko dan Brazil. Karena kemiripan iklim dan suhu udara, makan tidak heran jika banyak negara-negara di Asia mulai membudidayakannya sejak beberapa dekade. Ya, buah naga tumbuh dengan baik tidak hanya di Indonesia tapi juga Malaysia, Filipina, Thailand, bahkan Taiwan.

Tanaman buah naga sendiri relatif mudah ditanam dan dibudidayakan. Akan tetapi, tentunya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perawatannya juga harus tepat. Terdapat beberapa hal yang harus Anda lakukan agar buah naga yang ditanam cepat berbuah lebat serta memiliki kualitas yang baik. Salah satunya adalah penerapan pupuk yang tepat.

Nah, berikut ini adalah beberapa jenis pupuk yang diperlukan dalam proses penanaman buah naga serta cara pemberiannya. Apa sajakah pupuk-pupuk tersebut?

Pupuk NPK

Jenis pupuk yang pertama yang wajib digunakan dalam penanaman buah naga adalah pupuk NPK. Perlu diketahui bahwa pupuk NPK sendiri merupakan pupuk kimia dengan kombinasi nitrogen, phospat, dan kalium. Ya, nama dari pupuk sendiri merupakan singkatan dari ketiga kombinasi di atas.

Kombinasi persentase dari nitrogen, phospat, dan kalium dalam pupuk NPK sendiri bisa bermacam-macam tergantung dari jenis turunan pupuk tersebut. Untuk menyuburkan buah naga, disarankan untuk menggunakan pupuk NPK dengan rasio seimbang, misalnya dengan takaran 10-10-10 untuk semua elemen kimia, baik nitrogen, phospat, dan kalium. Sebagai alternatif, rasio elemen lain yang disarankan adalah 13-13-13 dan 16-16-16.

Bagaimanakah cara mengetahui jika pupuk NPK yang Anda beli memiliki rasio elemen yang sama? Nah, biasanya deskripsi takaran tersebut sudah tertera pada kemasan. Pastikan pula untuk bertanya pada penjual untuk mendapatkan produk yang paling tepat.

Ketika membeli produk pupuk NPK untuk buah naga, Anda juga disarankan untuk membeli salah satu jenis pupuk yang berbentuk butiran atau granula. Pupuk jenis ini dianggap mampu terserap ke dalam akar dengan lebih baik sehingga nutrisinya akan lebih cepat dirasakan oleh tanaman. Untuk alternatifnya, gunakan pupuk yang dilarutkan ke dalam air kemudian disemprotkan ke bagian tanah.

Pupuk NPK diberikan pada tanaman buah naga dengan berbagai usia, baik tanaman yang masih baru ataupun sudah tua. Untuk frekuensinya, pada tanaman berusia kurang dari 3 tahun, pupuk ini dapat diberikan setiap 2 bulan sekali. Sementara itu, untuk tanaman yang lebih tua cukup 3 atau 4 bulan sekali.

pupuk untuk buah naga agar cepat berbuah
pupuk untuk buah naga agar cepat berbuah

Pupuk Organik

Selain pupuk NPK, Anda juga perlu untuk memberikan pupuk organik pada tanaman buah naga Anda. Ada beberapa pendapat mengenai hal ini. Beberapa petani menganggap pemberian pupuk organik bersifat opsional. Akan tetapi, petani yang lain cenderung mewajibkan apabila Anda benar-benar menginginkan buah naga dapat berbuah dengan lebih optimal.

Pupuk organik yang disarankan adalah pupuk kompos dan pupuk kandang. Anda dapat memilih salah satu atau mencampur keduanya, tergantung pada kondisi tanaman buah naga Anda. 

Untuk tanaman buah naga yang baru, Anda perlu untuk memberikan pupuk organik setiap 2 bulan sekali. Pemberiannya juga dapat dilakukan secara bersamaan dengan pupuk NPK. Untuk lebih spesifiknya, pupuk organik sebaiknya ditaburkan atau disemprotkan di sekitar pangkal tanaman di tanah.

Baca Juga:  Cara Pemangkasan Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Yang perlu Anda perhatikan adalah jumlah pupuk organik yang diberikan. Pupuk organik sebaiknya sebanyak 1,2 kg untuk setiap 120 gram pupuk NPK. Perbandingan tersebut diterapkan pada setiap tanaman buah naga.

Lalu bagaimana dengan tanaman buah naga yang sudah berumur lebih dari 3 tahun? Frekuensinya dapat dikurangi dengan memberikan pupuk organik setiap 3 atau 4 bulan sekali.

Akan tetapi, banyaknya pupuk dapat ditambah untuk mengoptimalkan hasil. Untuk pupuk kandang, berikan hingga sekitar 1,4 kg pupuk per 120 gram pupuk NPK. Sementara itu, jika Anda memilih hanya menggunakan pupuk kompos, banyak pupuk yang diberikan bisa mencapai 3 kg untuk tanaman buah naga tua. Agar tidak membingungkan Anda serta menghemat waktu, berikan pupuk organik bersamaan dengan pupuk NPK.

Hal yang perlu diperhatikan adalah semakin tua usia tanaman buah naga Anda, Anda dapat menambah banyaknya pupuk organik yang diberikan meskipun frekuensi pemberiannya tetaplah sama.

Pupuk Besi Kelat atau Sulfat

Selain 2 jenis pupuk yang sudah disebutkan di atas, ada nutrisi lain yang perlu Anda tambahkan untuk kesuburan tanaman buah naga Anda, yaitu pupuk besi kelat atau besi sulfat. Anda dapat memilih salah satu atau mencampurkan keduanya.

Berbeda dengan pupuk NPK dan pupuk organik, besi kelat atau sulfat tidak memberikan dampak menyuburkan tanaman secara langsung. Namun, kedua bahan kimia di atas berfungsi untuk mengatur tingkat keasaman tanah. 

Secara umum, tanah di Indonesia cenderung netral atau basa. Sementara itu, buah naga dapat tumbuh lebih baik di lingkungan yang sedikit asam. Maka, besi kelat atau sulfat dapat sedikit mengasamkan tanah tempat buah naga ditanam dengan membuat pH sedikit di bawah 7.

Pupuk jenis ini tidak diberikan bersama dengan pupuk NPK dan pupuk kompos atau kandang. Anda cukup memberikan pupuk ini setahun sekali berturut-turut antara bulan Maret dan September sebanyak 4 hingga 6 kali.

Baca Juga:  Cara Menanam Buah Naga Dari Biji, Mudah dan Terbukti Berhasil

Jumlah besi kelat atau besi sulfat yang diterapkan pada tanaman Anda juga jangan terlalu banyak khususnya pada buah naga yang berusia muda. Pilih pupuk besi kelat yang dapat dilarutkan dalam air sebanyak 7 hingga 15 gram. Semprotkan pada tanah. Jika Anda menggunakan besi sulfat, taburkan sedikit besi sulfat pada tanah dan diamkan hingga beberapa saat.

Untuk tanaman buah naga yang berusia lebih dari 2 tahun, jumlah besi kelat yang dilarutkan dan kemudian disemprotkan bertambah, yaitu 20-30 gram. Untuk besi sulfat, jumlahnya bisa ditambahkan sedikit dari jumlah yang ditaburkan ke tanah saat berusia 1 tahun.

Hal-hal Lain Yang Harus Diperhatikan

Selain masalah pemberian pupuk, ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan agar tanaman buah naga Anda dapat tumbuh dengan subur. Yang pertama, jangan menggunakan tanah yang terlalu padat sebagai media tanam. Hal ini akan mencegah penyerapan nutrisi yang terdapat dalam pupuk.

Kedua, tanaman buah naga harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Lebih baik jika tanaman buah naga Anda tidak berada di sekitar pohon besar atau bangunan.

Terakhir, pastikan untuk rajin memangkas batang buah naga yang tumbuh tidak terkendali. Sehingga, nutrisi yang terserap akan fokus pada bagian inti tanaman. Hal ini mendukung tanaman untuk berbuah lebih cepat dan lebat.