Dunia Informasi untuk anda
Entok  

Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina

Bagaimana Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina yang mudah dan tepat? Buat Anda yang awam, atau buat Anda yang berminat untuk beternak entok, maka sepertinya hal itu menjadi suatu pengetahuan yang wajib diketahui sejak dini. Ini penting agar Anda sebagai peternak entok pemula bisa mengurus mereka sesuai jenis kelaminnya.

Mengapa demikian? Ya, ada perbedaan yang signifikan ketika Anda melakukan pemeliharaan dan beternak entok jantan dengan entok betina. Baik itu perbedaan pola mengatur pemberian pakan, pemberian vitamin, bahkan ada sedikit perbedaan suasana kandang buat si entok jantan dengan si entok betina. 

Entok betina tentu saja sebagai jenis unggas yang mampu bertelur alias ‘memproduksi/melahirkan’ anak. Agar entok betina bisa memproduksi telur-telur entok yang banyak, berkualitas prima, sehat dan bisa laku terjual di pasar, maka Anda perlu memeliharanya dengan metode beternak entok yang sesuai prosedurnya. 

Perlu ada pemisahan dengan entok jantan saat mereka remaja, agar pertumbuhan mereka tetap wajar dan tidak diganggu. Jika sudah waktunya kawin, maka Anda bisa memilihkan seekor entok jantan untuk dipertemukan dengan entok-entok betina, dan si jantan bisa memilih entok betina mana yang ingin dikawinkannya. Kualitas entok jantan akan berpengaruh terhadap kualitas telur-telur yang nantinya akan diproduksi oleh si entok betina. Jika si ‘Bapak’ sangat sehat dan bermutu tinggi, maka telur-telur atau cikal bakal anak entok itu juga akan berkualitas prima.

Selain itu, bahkan sebuah penelitian dari mahasiswa jurusan  peternakan di sebuah universitas negeri di Indonesia mengungkapkan perlu adanya pembatasan pemberian pakan di masa pertumbuhan si entok betina. Ini mengingat agar si entok betina tumbuh secara normal dengan hormon yang sehat dan tidak kegemukan. Dengan mengatur pola pakan, hasil penelitian membuktikan kalau bobot badan entok betina jadi lebih seragam dan sehat, sekaligus sanggup menghasilkan telur-telur berkualitas bagus saat si entok betina sudah dewasa. 

Berbeda dengan entok jantan yang dipelihara dan diternak hingga dewasa dengan daging yang empuk, besar dan sehat hingga berguna sebagai sumber protein makanan sehat buat manusia. Sebagai informasi, entok jantan lebih cepat berkembang besar dibandingkan dengan entok betina. Dengan pemeliharaan dan cara beternak yang baik, maka Anda sebagai peternak bisa mendapat untung besar ketika menjual entok-entok jantan yang berukuran besar dan tinggi.

Dengan Anda bisa membedakan jenis kelaminnya sejak mereka kecil, maka ada baiknya ada Anda mulai memberikan sistem pemisahan pemeliharaan antara entok jantan dengan entok betina. Berdasar dari data dan informasi yang dikumpulkan dari sejumlah kanal Youtube dan media sosial dari para pemilik ternak entok di sejumlah daerah, termasuk mempelajari beberapa hasil penelitian tentang entok dari mahasiswa jurusan peternakan di Indonesia, maka berikut cara sederhana untuk membedakan jenis kelamin entok jantan dengan entok betina saat mereka baru menetas, berusia 2 bulan, dan sudah dewasa.

Yuk kita ulas bersama!

cara membedakan entok jantan dan betina
cara membedakan entok jantan dan betina

Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina yang Baru Menetas 

Anda sebagai peternak pemula pasti sangat antusias sekali melihat seekor entok betina Anda sedang mengurus anak-anaknya yang baru saja menetas. Selain mereka tampak imut dan lucu, tentu Anda berusaha ingin mengurus anak-anak entok itu sesuai jenis kelaminnya.

Jika demikian, ada baiknya Anda menunggu sekitar 5-7 hari ke depan untuk memastikan jenis kelamin anak entok itu masing-masing. Anak entok yang baru menetas sekilas memang mirip semua, namun jika Anda amati secara seksama maka kita akan membedakan mereka masing-masing. Berikut cara sederhana yang terbilang tepat, yakni dengan cara memegang satu demi satu anak entok dengan lembut dan perhatikan mulai dari:

  1. Tekstur Bulu Kepala; Anda bisa meraba dan merasakan saat mengusap bulu kepala anak entok itu masing-masing. Jika bulunya terasa sangat lembut dan rapi tertata maka itu adalah anak entok berjenis kelamin betina. Beda dengan anak entok jantan yang ketika dipegang bulu di atas kepalanya, berasa sedikit tebal, kurang rapi dan agak kasar;
  • Ukuran postur badan; untuk anak entok berjenis kelamin jantan akan tampak lebih panjang, besar dan tinggi daripada anak entok betina yang postur badannya lebih mungil;
  • Ukuran Paruh atau mulut; anak entok jantan mempunyai paruh yang berukuran lebih panjang dan lebar daripada paruh dari anak entok betina;
  • Ukuran Kaki dan Selaputnya; Posturnya yang tinggi dari anak entok jantan juga didukung dengan kaki dan selaput kaki yang lebih lebar dan besar. Berbeda dengan model kaki dan selaput kaki anak entok betina yang agak kecil;
  • Reaksi saat Badannya direbahkan; Anda bisa melihat reaksi yang berbeda antara anak entok jantan dengan entok betina. Anak entok jantan akan bergerak aktif, menggoyang-goyangkan kakinya seperti ingin lepas dari genggaman Anda. Berbeda dengan anak entok betina yang akan lebih pasrah dan diam saat badannya dibalik atau direbahkan saat Anda genggam;
Baca Juga:  9 Perbedaan Entok dan Bebek

Hanya saja informasi lain menyebutkan identitas jenis kelamin saat entok masih berusia anak (minthi/meri) itu masih belum tampak kelihatan. Semuanya masih prediksi semata. Alias masih bisa berubah-ubah dan belum tampak banyak perbedaan yang pasti. 

Untuk itu, menurut informasi tersebut maka ada baiknya Anda memastikan jenis kelamin entok, apakah dia betina atau jantan, saat mereka sudah berusia 1 bulan keatas. Di usia itu akan tampak karakter khusus, baik postur maupun sikap, yang yang membedakan entok jantan dengan entok betina.

Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina Umur 2 Bulan

Buat Anda pemelihara Entok yang masih pemula, Anda perlu tahu kalau Entok-entok remaja, yakni mereka yang berusia 2 bulan keatas akan menunjukkan kelincahannya masing-masing. Semua suka bergerak dan sangat agresif, baik itu entok berjenis kelamin jantan maupun betina. 

Nah, hanya saja ada beberapa perbedaan khusus yang membedakan antara entok jantan dengan entok betina di usia sebulan lebih tersebut, yakni:

  1. Suara Petok; suara entok betina akan terdengar lebih kalem, berpetok-petok wajar dan teratur. Berbeda dengan suara dari entok jantan yang terdengar agak serak, lebih kencang, sedikit berteriak;
  • Model Sayap; bentuk sayap dari entok betina akan tampak lebih rapat, rapi dan teksturnya lebih lembut. Berbeda dengan sayap dari entok jantan yang tampak belum rapat, masih melebar, dan tekstur bulu sayapnya tampak tebal dan sedikit kasar;
  • Postur Tubuh: Anda perlu tahu kalau unggas merupakan jenis hewan yang mudah berkembang dan tergolong cepat pertumbuhannya. Begitu  juga buat entok berjenis kelamin jantan, mereka akan tampak lebih tinggi, panjang dan besar kuat. Berbeda dengan postur tubuh dari entok betina yang berukuran sedang hingga agak kecil;
  • Ukuran Kaki dan Selaputnya: Entok jantan mempunyai kaki dengan selaput kaki yang lebar dan tampak kuat. Lain dengan kaki dan selaput kaki dari entok betina yang agak pendek dan tidak terlalu lebar ukurannya.

Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina Dewasa

Semakin entok besar dan berusia dewasa, maka Anda akan lebih mudah membedakannya lagi, mana entok berjenis kelamin jantan dan mana entok berjenis kelamin betina. Entok-entok berusia dewasa akan tampak lebih ‘sibuk’ aktifitasnya dibandingkan dengan entok berusia bayi dan remaja. 

Di usia dewasa itu, entok-entok sudah memiliki postur besar, suka pakan dan minum secara teratur, suka berkumpul dengan sesamanya, dan ada yang memiliki kesukaan terhadap kegiatan berenang-renang diatas air dan lumpur, bermain di tumpukan pasir dan jerami, dan ada yang suka berlari-larian kesana kemari. 

Baca Juga:  Cara Ternak Entok Cepat Bertelur Untuk Pemula

Perbedaan secara postur tubuh, ukuran entok dewasa akan tampak tinggi dan besar daripada entok betina. Uniknya pada model paruh dari entok jantan dewasa yang menunjukkan tanda merah seperti ‘jambul’ di atas hidungnya, dan ini tidak terjadi pada entok betina dewasa. 

Entok betina dan jantan berusia dewasa sudah harus kawin untuk menghasilkan keturunan atau telur-telur sebagai generasi entok berikutnya. Untuk entok betina, mereka yang siap bertelur juga akan jadi lebih suka makan daripada biasanya, dan akan lebih liar berjalan-jalan. Entok betina yang siap bertelur akan mencari tempat aman dan tersembunyi untuk menyimpan telur-telurnya agar terhindar dari ancaman pemangsa dan teman sesama entok lain, sampai nanti menetas serta menghasilkan anak-anak entok yang lahir bagus.

Berbeda dengan entok jantan yang akan tampak agresif dan bisa bergelut dengan entok jantan lain untuk merebutkan entok betina. Namun ada juga entok jantan yang ‘setia’ hanya kawin dengan satu entok betina yang sama, dan menghasilkan telur beberapa kali dalam beberapa waktu berikutnya.

Entok-entok jantan juga akan menjadi bahan jual dari peternakan entok Anda. Tentunya Anda menginginkan entok-entok jantan Anda berukuran besar, bahkan jumbo dengan daging yang sehat hingga bisa dijual lebih mahal di pasar. Entok jantan yang sehat, maka dagingnya akan terasa enak dan menjadi protein hewani yang bagus buat dikonsumsi oleh manusia. Dimasak lezat dengan menu seperti sate daging entok, daging entok goreng atau bakar, entok geprek, dan sebagainya.

Demikian ulasan mengenai bagaimana Cara Membedakan Entok Jantan dan Betina saat mereka baru menetas, berusia 2 bulan, dan saat entok sudah dewasa. Agar peliharaan entok Anda berkualitas bagus dan semakin banyak, maka Anda perlu memerhatikan kualitas pakan dan minum sehat (bisa pakan buatan, nasi sisa dengan sayuran, dan makanan alami lain), kebersihan kandang, penjagaan kualitas telur-telur entok, dan ada baiknya ada tanah cukup luas untuk entok-entok bisa berkumpul, bermain dan terhindar dari serangan binatang lain macam biawak dan ular.