Dunia Informasi untuk anda

Cara membuat kolam terpal untuk ikan Nila

Ikan Nila atau Oreochromis niloticus banyak digemari dan harganya juga cukup terjangkau. Proses pengembangbiakannya juga tidak terlalu sulit. Besarkan dalam kolam yang sesuai dengan jumlahnya, jaga kebersihannya dan beri pakan yang cukup, maka bibit ikan Nila pun akan bisa tumbuh besar dan siap panen. Bahkan ikan air tawar ini bisa dibesarkan di kolam air terpal. Berikut cara membuat kolam terpal untuk ikan Nila.

Tata cara membuat kolam terpal ikan nila

Cara membuat kolam terpal untuk ikan Nila
Cara membuat kolam terpal untuk ikan Nila

Ikan Nila termasuk jenis ikan yang mudah pemeliharaannya karena tidak mudah sakit juga mudah beradaptasi, dan harganya pun stabil. Pengembangbiakan ikan Nila dengan kolam terpal sangat praktis, cepat dan tidak memerlukan modal yang besar, serta ikannya tidak akan bau tanah, dan mudah dibersihkan. Waktu pengembangbiakannya juga cepat di kisaran waktu 3 bulan saja. Berikut ini langkah cara pembuatannya.

1. Lokasi

Pertama pilih lokasi yang tepat, yakni yang rata dan tidak terhalang oleh pohon dan minim rerumputan tapi cukup pencahayaannya serta aman dan mudah dipantau dan diawasi. 

2. Bentuk dan Ukuran Kolam Terpal

Kemudian bisa pilih kolam terpal dalam bentuk lingkaran atau persegi empat, sesuaikan dengan kondisi lokasinya. Tak perlu harus menggali tanah untuk pemasangan kolam terpal karena kolam terpal bisa diletakkan di atas permukaan tanah dengan syarat rangkanya harus kuat. Bisa menggunakan rangka baja ringan atau bambu yang diperkuat dengan bebatuan atau bahan lain. Adapun tinggi ataupun kedalaman kolam ikan Nila yang ideal adalah sekitar 100 cm hingga 120 cm atau bisa minimal setidaknya kedalaman air kolam sekitar 30 cm hingga 50 cm. Bisa pesan terpal untuk kolam ikan Nila dalam ukuran dan bentuk yang sesuai.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal untuk Pemula

3. Tingkat Kepadatan

Tingkat kepadatan untuk budidaya ikan nila adalah sebanyak 15 ekor hingga maksimal 30 ekor per m2. Jika ukuran bibit benihnya sebesar 10 gram hingga 20 gram per ekor dan lalu akan dipanen dengan ukuran 300 gram per ekor. Ukuran luas kolamnya juga sebaiknya tidak lebih dari 50 meter persegi hingga 100 meter persegi. 

4. Proses Penggunaan Kolam Terpal

Setelah lahannya siap, maka siapkan terpalnya. Pastikan terpal cukup tebalnya dan tidak ada yang bocor. Cuci bersih lalu keringkan. Kemudian isi air dan diamkan selama sekitar semalam lalu buang dan isi lagi ulang setidaknya selama 2 kali. Jangan langsung isi dengan bibit ikan Nilanya. Pastikan temperatur air di kolam terpal berkisar 25 derajat hinggA 30 derajat Celcius serta kadar pH airnya sekitar 6,5 hingga 8. Selanjutnya bisa mulai meletakkan bibit ikan nila yang ada di dalam plastik berisi air dan udara ke dalam kolam terpal.

Biarkan ikan Nila menjalani proses adaptasi dengan air kolam terpal yang akan berlangsung selama kurang lebih 10 menit hingga 15 menit. Proses ini diperlukan supaya bibit ikan nila tidak menjadi stres. Lalu buka plastik dan biarkan bibit ikan nila berenang menuju kolam terpal. Lakukan hal tersebut dengan secara hati-hati dan perlahan-lahan saja, tak perlu buru-buru, guna meminimalisir tingkat kematian bibit ikan Nila. Jaga ketinggian air kolam terpal, setidaknya di kisaran 75 cm hingga 100 cm

Ukuran Kolam ikan Nila 100 ekor

Diperlukan kolam terpal berukuran setidaknya 1 m x 1m untuk membesarkan ikan Nila sejumlah 100 ekor.

Baca Juga:  Cara Mancing Ikan Nila Babon Besar

Ukuran Kolam ikan Nila 500 ekor

Selalu jaga tingkat kepadatan populasi ikan Nila per kolam. Berdasarkan pengalaman maka untuk ukuran kolam ikan nila 500 ekor, dengan ukuran 2 m × 3 m akan bisa menghasilkan panen 100 kg hingga 200 kilogram ikan Nila.

Ukuran Kolam ikan Nila 1000 ekor

Sedangkan untuk jumlah ikan Nila sekitar 1000 ekor maka akan diperlukan ukuran kolam minimal seluas 2 m x 4 m. Sebaiknya jaga tingkat kepadatan ikan nila yang idealnya adalah sekitar 10 ekor hingga 15 per meter persegi. Jadi ukuran kolam untuk ikan nila sejumlah 1000 ekor yang ideal ialah kurang lebih sekitar 100 meter persegi yakni 10m x 10m. Dengan demikian ikan nila bisa mencapai ukuran yang maksimal besarnya pada saat panen.

Cara Membersihkan Kolam Ikan Nila

Air kolam terpal ikan Nila bisa menjadi kotor akibat dedaunan yang masuk ke kolam ikan juga algae dan kotoran ikan serta sisa makanan. Sehingga perlu secara rutin dibersihkan. Sebaiknya gunakan air mengalir yang dilengkapi dengan filter penyaring untuk membersihkan dan mengganti air kolam terpal ikan Nila.

Bersihkan permukaan air dari daun yang jatuh juga algae dan berbagai kotoran lainnya dengan menggunakan jaring. Pastikan juga saluran air pada kolam tidak mengalami hambatan atau penyumbatan. Jika air kolam berwarna hijau, maka bisa berikan hidrogen peroksida.

Adapun takaran yang masih cukup aman bagi ikan Nila adalah sekitar ½ liter hidrogen peroksida untuk tiap 1000 liter air kolam, aduk dulu hidrogen peroksida ke dalam sejumlah air dalam jumlah kecil sebelum mencampurkannya ke dalam air kolam. Jangan lakukan langsung. Dapat juga menggunakan jerami. 

Bahan alami jerami ini bisa ditaruh pada aliran air masuk ke kolam, kemudian cukup didiamkan selama beberapa hari hingga hancur. Kemudian bersihkan serpihan-serpihannya. 

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Nila

Filter kolam ikan bisa membeli atau dibuat sendiri. Guna membuat filter kolam ikan nila maka bisa persiapkan berikut ini.

Baca Juga:  Cara Mancing Ikan Nila Babon Besar

1. Pompa Air

Perannya penting untuk mendorong air masuk.

2. Wadah Kosong

Bisa pergunakan jeriken atau paralon dengan ukuran yang cukup besarnya sehingga dapat menahan kecepatan air yang tinggi atau deras.

3. Pasir Silika

Pasir silika diperlukan untuk proses penjernihan air. Ukurannya yang kecil bisa digunakan untuk menyaring kotoran yang ada di air.

4. Ferrolite

Ferrolite atau manganese diperlukan untuk menghilangkan unsur besi yang tekandung di air kolam ikan.

5. Karbon Aktif

Karbon aktif berupa arang gunanya untuk menghilangkan bau serta rasa yang ada di dalam air kolam saat proses penjernihan berlangsung.

6. Kapas Filter atau Busa

Kapas atau busa ini untuk menyaring kotoran di air kolam yang melewati filter.

7. Batu Zeolit

Batu zeolit dapat menghilangkan kandungan Ca2+ juga Mg2+ pada air yang bisa membuat kualitas air turun.

Proses Pembuatan Filter

  1. Pastikan bahan-bahan tersebut dalam kondisi bersih.
  2. Lalu Simpan kapas filter pada bagian bawah wadah kosong sebagai penyaring terakhir air kotor
  3. Kemudian tutupi permukaan kapas dengan batu zeolit dengan ukuran yang besar sampai merata
  4. Lalu tambah lagi kapas filter yang lebih tipis dari sebelumnya. Letakkan di atas batu zeolit, sebagai sekat antar bahan penjernih 
  5. Kemudian tutupi kembali lapisan kapas filter dengan karbon aktif
  6. Lalu tutupi lagi karbon aktif dengan kapas filter, tipis saja
  7. Berikutnya pada atas karbon filter, letakkan ferrolite lalu tutup lagi dengan kapas filter.

Mudah bukan? Jangan lupa selalu jaga kebersihan air kolam ikan Nila agar tingkat kematiannya rendah dan panen bisa maksimal.