Belajar Budidaya & Ternak Bersama
Jeruk  

Cara Merawat Jeruk Santang Madu agar Cepat Berbuah

Siapa yang tak kenal dengan jeruk? Buah ini bukan hanya sering dikonsumsi masyarakat Indonesia, tetapi juga diminati banyak orang untuk dibudidayakan. Jeruk santang madu adalah salah satu jenis yang mudah dirawat, terutama bagi pemula. Kendati begitu, Anda juga harus mengetahui juga cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah untuk hasil panen yang memuaskan.

Lantas, semudah apa merawat jeruk santang madu? Seperti apa langkah yang harus diaplikasikan supaya tanaman tak mudah sakit atau mati? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Mengenal jeruk santang madu

Jeruk santang madu termasuk jenis jeruk asal Tiongkok yang memiliki aroma menyegarkan. Ada sejumlah julukan yang disematkan pada jeruk santang madu. Antara lain jeruk santang serta jeruk madu mengingat rasa manisnya yang menyerupai produk pangan tersebut.

Ketika sukses menerapkan cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah, Anda akan memperoleh buah yang hampir tak berbiji dengan warna kulit bervariasi dari hijau tua hingga oranye. Meski ukurannya cenderung kecil dan pipih, jeruk santang madu tetap layak Anda konsumsi.

Dalam kebudayaan Tionghoa, jeruk santang madu dianggap sebagai simbol kemakmuran. Hal ini juga yang membuatnya sering dinikmati pada Tahun Baru Imlek. Selama sepuluh tahun terakhir, jeruk santang madu mengalami peningkatan popularitas karena mudah dibudidayakan, baik untuk dikonsumsi maupun dijadikan tanaman hias.

Cara menemukan jeruk santang madu yang bagus

cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah
cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah

Sebelum memahami cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah, Anda tentu harus menemukan bibit yang bagus, bukan? Ada tiga jenis jeruk santang madu yang dapat ditemukan di pasaran, antara lain pohon, buah, dan biji. Untuk menemukan jeruk santang madu yang bisa menghasilkan panen melimpah, simak tips singkatnya berikut ini:

1. Cium serta cicipi langsung

Bukan cuma manis, jeruk santang madu dikenal sebagai buah yang berair dan mudah dikupas. Kandungan vitamin C yang tinggi membuatnya aman dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Belum lagi kolagen dalam jeruk yang membuat kulit tampak awet muda secara alami.

Supaya hasil dari cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah sesuai ekspektasi, ada baiknya Anda mencium dan mencicipi langsung buah buat mengetahui kualitasnya. Kalau buahnya mengeluarkan aroma manis yang menyegarkan dengan rasa manis yang enak, gunakan sebagai bibit. Hindari buah yang kulitnya rusak atau hampir membusuk.

2. Pilih pohon yang tingginya di atas satu meter

Jika Anda ingin membudidayakan jeruk santang madu memakai pohon, carilah yang tingginya lebih dari satu meter. Akan lebih baik kalau pohonnya sedang berbunga atau berbuah. Dengan begitu, Anda juga akan lebih mudah mengurusnya sampai masa panen tiba. 

Rata-rata satu pohon dewasa mampu menghasilkan lima ratus jeruk per tahun. Bahkan bisa lebih selama Anda mengoptimalkan cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah. Pada musim panen, para petani bisa meraup hingga kurang lebih 20 kilogram jeruk santang madu. Selain dari pohon, Anda bisa memulai budidaya dari rantingnya.

3. Cek kualitas bibit yang akan ditanam

Kalau belum mampu membeli pohon, Anda dapat pertimbangkan bibit untuk membudidayakan jeruk santang madu. Meski pohon memudakan dari segi perawatan, bibit unggul dari segi ketahanan penyakit. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan media yang lebih fleksibel seperti pot tanaman.

Baca Juga:  Perbedaan Jeruk Purut Jantan dan Betina

Bagaimana dengan buah yang dihasilkan? Selama Anda mengaplikasikan cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah yang tepat, hasil panennya tak akan mengecewakan. Pilihlah bibit buah setinggi dari 30 cm atau 80 cm untuk bibit yang agak tua. Waktu yang dibutuhkan untuk jeruk santang madu menghasilkan buah bervariasi, dari enam bulan hingga maksimal dua tahun.

Mudahnya menanam jeruk santang madu dalam pot

Untuk pemula, membudidayakan jeruk santang madu dalam pot dapat dijadikan latihan sebelum beralih ke taman atau kebun. Berikut cara-cara yang perlu diperhatikan supaya buah yang dipanen melimpah dan berkualitas bagus:

1. Pakai pot berukuran besar

Cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah di tahap awal adalah memakai pot dengan ukuran sekitar 40-50 cm. Tujuannya adalah supaya media yang masuk ke pot banyak. Kemudian, pot berukuran besar memungkinkan rangsangan akaran terjadi lebih optimal.

Jika Anda menggunakan pot berukuran kecil, asupan nutrisi ke jeruk santang madu tak terpenuhi dengan baik. Akibatnya, pohon mudah rusak hingga mati sebelum masa panen.

2. Siapkan media tanam yang tepat

Seperti yang disinggung, media tanam termasuk kunci utama dalam budidaya tanaman. Agar jeruk santang madu mudah tumbuh dan menghasilkan buah sehat, siapkan media tanam yang tepat. Jadi, nutrisi yang diperlukan dapat diserap secara maksimal.

Campurkan tanah gembur dan subur, sekam, pupuk kandang, kokopit, hingga pupuk kandang yang difermentasi. Takaran untuk perbandingannya adalah 1:1:1:1.

3. Simpan di bawah sinar matahari yang cukup

Menempatkan tanaman di bawah sinar matahari yang cukup adalah cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah berikutnya yang perlu diperhatikan secara berkala. Sinar matahari akan berfungsi sebagai penyeimbang suhu hingga sumber energi untuk tanaman.

Baca Juga:  Ciri Daun Jeruk Santang Madu

Jangan lupa perhatikan penempatannya. Pastikan Anda menaruh jeruk santang madu di area yang dilimpahi sinar matahari tanpa terkena langsung untuk mencegah penguapan cairan.

4. Lakukan penyiraman yang tepat

Setelah memastikan jeruk santang madu menerima sinar matahari yang cukup, bantu tanaman terhidrasi dengan penyiraman yang tepat. Kalau air terlalu banyak, tanaman akan ‘tenggelam’ dan berisiko mengundang bakteri hingga bibit penyakit.

Dalam cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah, siramlah tanaman sesuai kebutuhan. Cebor di setiap pagi sebelum matahari terik, lalu lakukan di sore hari saat sudah teduh.

5. Pemberian pupuk secara berkala

Pupuk merupakan salah satu sumber nutrisi yang diperlukan tanaman. Gunakan NPK mutiara agar jeruk santang madu yang ditanam segera berbuah. Caranya adalah dengan mengubur pupuk dalam jarak sejengkal jari dari batang pohon.

Takaran yang dianjurkan adalah satu sendok makan setiap selang dua bulan sekali. Kalau terlalu berlebihan, jeruk santang madu justru akan rusak dan sulit berbuah.

6. Ganti pot saat tanaman semakin besar

Cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah yang terakhir adalah mengganti pot secara berkala. Pasalnya semakin besar tanaman tumbuh, semakin banyak juga media tanam yang harus Anda berikan. Jadi, jeruk santang madu tak akan kehabisan nutrisi.

Tak ada aturan khusus untuk mengganti pot, tetapi direkomendasikan untuk dilakukan setahun sekali. Anda bisa melakukannya lebih cepat saat tanaman memang membutuhkannya.

Cukup mudah, bukan, menerapkan cara merawat jeruk santang madu agar cepat berbuah? Jangan lupa melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Segera lakukan tindakan tertentu kalau Anda menemukan risiko yang membahayakan tanaman.