Dunia Informasi untuk anda

Cara Pemangkasan Pohon Kelengkeng Agar Cepat Berbuah

Kelengkeng adalah buah yang tumbuh subur di wilayah Indonesia dan berbentuk bulat dengan daging buah berwarna putih. Tanaman kelengkeng saat ini sudah banyak dikembangbiakan salah satunya yaitu cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah.  

Tanaman kelengkeng dapat menambah kesan indah dan asri halaman rumah Anda. Secara umum, kulit buah kelengkeng berwarna coklat, namun saat ini terdapat kelengkeng yang berwarna merah. 

Hal ini menunjukkan jika varietas yang dimiliki oleh tanaman kelengkeng sudah banyak. 

Kelengkeng merupakan pilihan yang cocok bagi Anda yang ingin memelihara tanaman buah. Karena, kelengkeng memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan Anda. Agar bisa merawat pohon kelengkeng dengan baik, Anda perlu melakukan kegiatan pemeliharaan seperti pemangkasan. 

Pohon kelengkeng perlu dilakukan pemangkasan untuk merangsang jumlah produksi buah yang banyak dengan kualitas buah yang baik. Jika Anda memelihara tanaman kelengkeng ini, sebaiknya rutin melakukan kegiatan pemangkasan. 

Anda dapat melakukan pemangkasan terhadap pohon kelengkeng minimal ketika tanaman telah berusia 4 bulan. Lalu, Anda bisa melakukan kegiatan pemangkasan tersebut pada saat tanaman kelengkeng telah berusia 1 tahun. 

Selain bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan bunga dan jumlah buah yang banyak, Anda juga bisa merapikan tanaman kelengkeng tersebut melalui pemangkasan.

Adapun bagian yang bisa Anda pangkas yaitu ranting dan cabang dari pohon kelengkeng, agar tanaman terlihat lebih cantik, segar, tidak terbebani dengan rimbunnya pohon, dan memiliki bentuk yang unik. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai pemangkasan terhadap tanaman kelengkeng. 

cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah
cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah

1. Teknik Pemangkasan Tanaman Kelengkeng Secara Umum

Kegiatan pemangkasan termasuk ke dalam kategori pemeliharaan tanaman kelengkeng. Melalui cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah ini, maka akan diperoleh buah kelengkeng yang lebat dan berkualitas. 

Secara umum, teknik pemangkasan pada pohon kelengkeng ini terdapat 4 proses. Adapun tahapan yang pertama adalah memangkas bagian pucuk tanaman kelengkeng dengan ketinggian sebesar 50 hingga 60 cm. 

Baca Juga:  Tips Cara Mencangkok Pohon Kelengkeng yang Benar

Anda dapat memangkas bagian pucuk tanaman tersebut dengan jarak antara pangkal daun yang berada di bawahnya dan bidang pangkasan sebesar 1 hingga 2 cm. Tunas baru akan muncul dalam kurun waktu seminggu. 

Biasanya terhitung dari sejak kegiatan pemangkasan tersebut, akan muncul tunas baru yang berjumlah 2 buah. Anda bisa memelihara tunas baru ini dengan baik hingga panjang tunas mencapai 20 hingga 30 cm. Dalam waktu 2 hingga 3 bulan, tunas baru akan menghasilkan batang yang berkayu. 

Tahapan kedua yaitu Anda harus memangkas bagian pucuk cabang tanaman kelengkeng ketika tunas sudah berkayu. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemangkasan terhadap daun-daun yang berada pada cabang pohon kelengkeng. 

Selanjutnya, Anda perlu menyisakan bagian tangkai daun dengan panjang 1 hingga 2 cm. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pertumbuhan yang cepat pada mata tunas di bagian ketiak daun tanaman kelengkeng. 

Mata tunas yang telah tumbuh tersebut, Anda pelihara dengan baik sampai menjadi berkayu. Mata tunas akan berkayu dalam jangka waktu sekitar 2 hingga 3 bulan lamanya. 

Tahapan ketiga, Anda bisa memangkas pohon kelengkeng sampai 4 kali dari awal tajuk terbentuk. Hal ini Jika Anda menginginkan pohon kelengkeng yang menghasilkan cabang dengan rimbun dan memproduksi jumlah buah yang banyak. 

Kemudian, Anda harus melakukan penyeleksian terhadap cabang dari awal menanam pohon kelengkeng. Tujuannya agar terbentuk tajuk yang berkualitas dan sempurna. Lalu, membuang cabang yang tumbuh pada arah bagian dalam lingkaran tajuk. 

Tahapan keempat adalah memangkas bagian percabangan pohon kelengkeng agar tidak terlalu rapat dan bersinggungan satu sama lainnya. Setelah itu, pangkas juga bagian daun pohon kelengkeng yang sangat rimbun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga sirkulasi udara pada tanaman kelengkeng agar menghasilkan pertumbuhan tanaman yang sehat dan bisa memproduksi buah yang banyak. 

2. Teknik Pemangkasan Ketika Musim Hujan

Pada saat musim hujan, sangat baik dilakukan pemangkasan pada pohon kelengkeng. Karena, tanaman sedang dalam fase vegetatif dan berkembang dengan baik. Selain itu, tanaman akan subur karena air yang dibutuhkan oleh tanaman telah tercukupi secara alami. 

Adapun cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yang dilakukan ketika musim hujan tiba dapat mempercepat tumbuhnya tunas baru dan meminimalisir resiko adanya gagal panen. 

Baca Juga:  Cara Menanam Kelengkeng Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Sebelum Anda memangkas tanaman kelengkeng, sebaiknya memberikan pupuk terlebih dahulu agar menghasilkan buah lebih cepat. Manfaat lain yang diperoleh adalah cabang maupun tunas yang baru tumbuh lebih sehat dan segar. Anda bisa memberikan pupuk dengan takaran 1 sendok makan untuk pupuk NPK dan 1 kg untuk pupuk kandang. Hal ini bisa merangsang pertumbuhan dan perkembangan pohon kelengkeng menjadi lebih baik dan subur. 

3. Teknik Pemangkasan dengan Cara Menyambung Pucuk

Salah satu cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah adalah dengan menyambung pucuk. Pemangkasan pohon kelengkeng dengan cara menyambung pucuk bertujuan agar tanaman dapat berbuah dengan cepat. Terdapat beberapa proses ketika Anda akan memangkas tanaman kelengkeng dengan menyambung pucuk ini. 

Pertama, pangkas bagian pucuk pohon kelengkeng dan biarkan hingga tunas yang baru muncul. Dalam hitungan beberapa minggu saja, biasanya akan tumbuh tunas baru. 

Kedua, tunas baru yang sudah mencapai 4 cm panjangnya dapat dijadikan media untuk menyambung pucuk pada tanaman kelengkeng. Caranya adalah dengan membelahnya menjadi dua bagian. Sebelum menyambungkan tunas yang baru, Anda harus menyiapkan tunas lainnya dengan syarat tunas memiliki kualitas yang baik. 

Ketiga, sayat kulit kayu yang terdapat pada tunas yang berkualitas tersebut sebelum menyambungkan dengan tunas yang baru. Tujuannya agar tunas yang baru dapat menyatu dengan tunas yang sudah berkayu tersebut. 

Keempat, Anda bisa mengikat tunas baru dan tunas berkayu yang sudah menyatu tersebut menggunakan plastik maupun kain. Sebaiknya, Anda tidak mengikat sambungan tunas tersebut dengan sangat ketat. Tujuannya adalah aliran embun yang terdapat pada pohon kelengkeng dapat mengalir dengan baik keluar. 

4. Teknik Memangkas Daun pada Pohon Kelengkeng

Anda bisa menggunakan cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah dengan teknik memangkas bagian daunnya. Anda bisa memangkas daun pada pohon kelengkeng ketika sudah berusia 4 hingga 6 bulan, tepatnya sebelum tanaman kelengkeng ini dipindahkan dari pot atau polybag ke tanah.

Tujuan dilakukan pemangkasan pada bagian daun kelengkeng adalah agar cabang baru yang tumbuh semakin banyak dan dapat mempercepat terjadinya proses pembuahan. Secara umum, tunas baru yang dihasilkan oleh kelengkeng setelah dilakukan pemangkasan yaitu berjumlah 1 sampai 2 tunas saja. 

Baca Juga:  Dijamin Berhasil: Cara Membuat Pupuk Booster Kelengkeng Sendiri

Cara melakukan pemangkasan daun pada tanaman kelengkeng ini meliputi pemangkasan terhadap pucuk daun yang berada pada ketinggian sebesar 50 cm ke atas. Kemudian, pangkas pucuk daun kembali ketika tunas baru telah tumbuh dengan panjang mencapai 20 cm. Biasanya akan muncul tunas baru yang berjumlah 2 buah.

Setelah itu, pelihara tunas yang tumbuh pada area sekitar percabangan sampai tunas tersebut menjadi kayu. Anda bisa melakukan pemangkasan kembali ketika tunas telah kuat dan berkayu. 

5. Teknik Pemangkasan Bentuk pada Tanaman Kelengkeng

Teknik memangkas bentuk merupakan cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yang dilakukan sejak tanaman berusia muda. Pemangkasan bentuk ini dilakukan sebanyak 3 kali ketika memasuki musim hujan. 

Fokus utama dari pemangkasan bentuk ini adalah batang utama tanaman kelengkeng dengan ketinggian sebesar 150 hingga 175 cm. Namun, Anda juga bisa menerapkan pemangkasan bentuk ini pada saat tinggi batang utama tanaman kelengkeng sebesar 160 hingga 225 cm. 

Anda harus menyisakan 2 buah ranting untuk mendukung pertumbuhan pohon kelengkeng pada pemangkasan bentuk yang ketiga. Ranting yang dipangkas pada saat memasuki musim hujan yang selanjutnya yaitu 2/3 dari panjang ranting atau tersisa sekitar 30 hingga 40 cm. 

6. Teknik Pemangkasan Dalam Rangka Meremajakan Pohon Kelengkeng

Teknik atau cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah dapat dilakukan dengan tujuan meremajakan tanaman kelengkeng. Hal ini bertujuan agar memperoleh cabang dan tunas baru yang lebih segar dan subur. Sehingga, produksi buah kelengkeng yang dihasilkan akan meningkat. 

Jika Anda ingin melakukan teknik pemangkasan peremajaan tersebut terhadap pohon kelengkeng, sebaiknya dilakukan ketika sudah memasuki musim hujan. Namun, sebelum melakukan pemangkasan dengan teknik ini, Anda harus memupuk tanaman kelengkeng tersebut.

Perlu diperhatikan, jika teknik pemangkasan peremajaan ini hanya boleh dilakukan selama sekali saja. Karena, jika dilakukan berkali-kali dapat menyebabkan turunnya produktivitas pada tanaman kelengkeng. Fokus dari pemangkasan peremajaan ini adalah memangkas hingga bagian ujung pada cabang sekunder yang dimiliki oleh tanaman kelengkeng.