Dunia Informasi untuk anda

Cara Ternak atau Budidaya Maggot BSF Pemula Skala Kecil

Mau mulai bisnis maggot sebagai pakan alami yang lagi trend dan banyak dicari orang? Bagaimana cara ternak atau budidaya maggot bsf pemula skala kecil?  Caranya mudah kok dan tidak butuh modal yang besar. Kalau ditinjau dari segi keuntungan, memang maggot bisa mengubah material organik menjadi biomassa. Larva yang dibudidayakan nantinya berbeda dengan larva yang dijadikan sebagai media penularan penyakit ya. Justru keunikan inilah yang membuat BSF terkenal sebagai larva bagus dan memiliki protein alami tinggi. 

Maggot merupakan salah satu komoditas yang memang menarik untuk dikembangkan. Kedepan, maggot atau pakan alami bisa menjadi salah satu penyeimbang kebutuhan protein bagi banyak komoditas yang membutuhkan peran maggot. Intinya jangan menganggap budidaya maggot sebelah mata, sebab menurut pembudidayanya, keuntungan yang didapatkan sampai Rp10 juta per bulan. Tertarik budidaya maggot? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Cara Mendapatkan Bibit Maggot BSF

Cara Ternak atau Budidaya Maggot BSF Pemula Skala Kecil
Cara Ternak atau Budidaya Maggot BSF Pemula Skala Kecil

Maggot yang paling baik untuk dibudidayakan dan dikembangkan sebagai pakan ternak adalah jenis BSF (Black Soldier Fly). BSF sendiri merupakan lalat diptera yang masuk dalam keluarga stratiomyidae, berasal dari lingkungan tropis dan subtropis. Siklus hidup maggot tersebut biasanya akan melewati 5 fase, diantaranya telur, larva, prepupa, pupa, dewasa. Berapa lama siklus hidupnya? Siklus hidup BSF berkisar antara 38-42 hari lamanya. 

Satu lalat betina BSF bisa menghasilkan telur sampai dengan 500 butir. Telur BSF nantinya bisa menetas dalam waktu 4-5 hari. Untuk mendapatkan bibit maggot BSF, maka Anda bisa mendapatkannya dari pembudidayanya langsung. Cari informasi di internet mengenai jasa penyedia bibit maggot BSF, maka akan tersedia pembelian secara online dan offline. Namun, ada baiknya untuk membeli maggot BSF secara offline untuk mengetahui kualitasnya. 

Baca Juga:  Mari Mengenal Maggot BSF yang Sangat Bermanfaat Baik untuk Ayam, Burung dan ikan

Pakan maggot ini termasuk mudah, karena Anda hanya tinggal memberikan pakan berupa limbah organik rumah tangga seperti buah, sayuran, pengolahan makanan, dan limbah peternakan. Mudah cara mendapatkannya, bukan? Maggot memang bisa menjadi solusi terbaik sebagai pengolahan limbah organik, sehingga tidak menumpuk dan meningkatkan kadar amoniak. Tertarik untuk menarik lalat BSF sendiri? Ikuti langkah yang akan dijelaskan berikut. 

  • Silahkan siapkan air sebanyak 1 liter serta gula pasir sebanyak 5 sendok. Lalu masukkan air dan gula ke dalam ember tersebut. 
  • Menyiapkan dedak sebanyak 5 kg dan juga penyedap rasa. Campur bahan tersebut dengan air dan gula yang sebelumnya sudah disiapkan.
  • Masukkan EM4 dan Yakult masing-masing 1 botol, kemudian aduk semua bahan sampai tercampur rata. Jangan lupa siapkan kantong plastik untuk menampung 5-8 kg barang. 
  • Tambahkan dedak dalam plastik, kemudian beri sedikit lubang pada plastik. Ikat kantong plastik berisi dedak, kemudian biakkan selama 5-6 hari.
  • Campuran dedak akan segera berubah menjadi cairan fermentasi, kemudian tuangkan dedak ke ember dan tutup menggunakan daun pisang, kertas minyak, dan plastik. 
  • Simpan ember dalam kandang dekat media penetas telur, kemudian 2-3 hari lalat BSF akan segera berdatangan. 

Cara Membuat Kandang dan Biopond Maggot BSF

Fungsi kandang yaitu sebagai tempat BSF bisa memproduksi telur-telur sebagai bibit maggot BSF. Para pembudidaya harus memperhatikan ukuran kandang dan aspek lain yang paling sesuai agar BSF bisa tumbuh dengan baik.

1. Ukuran Kandang

Normalnya ukuran kandang yang digunakan untuk ternak maggot BSF yaitu sebesar 2,5 m x 4 m x 3 m. Ukuran tersebut sudah cocok untuk budidaya maggot BSF skala kelas kecil menengah, bahkan sudah bisa menampung sampai dengan puluhan ribu larva BSF. 

Baca Juga:  Cara Mengeringkan Maggot Bsf

2. Media Tempat Penetasan Telur

Langkah kedua menyiapkan media yang bisa digunakan telur BSF agar bisa menetas dengan baik. Anda bisa membuatnya langsung dari boks atau kardus kecil terbuat dari tripleks. Ketika telur BSF sudah menetas, maka segera pindahkan larva langsung melalui media biopond sebagai tempat pembesaran BSF. Pisahkan media penetasan dan juga pembesaran, agar telur yang menyatu tidak pecah. 

3. Persiapan Biopond

Biopond merupakan media pembesaran larva lalat BSF yang terbuat dari rangkaian PVC, kayu, dan juga dipenuhi oleh tanah gembur. Biasanya biopond sendiri memiliki 2 jenis yakni biopond biasa yang dilengkapi dengan ramp. Biopond kedua memiliki ramp atau bidang miring sebagai jalan migrasi untuk menuju prepupa. Ukuran biopond yang digunakan bisa disesuaikan dengan jumlah telur yang menetas. 

Proses Budidaya Maggot BSF dengan Limbah Sayuran atau Sampah Organik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda bisa membeli bibit telur BSF lewat peternak maggot terdekat atau mendapatkannya secara online. Untuk pembelian secara online, biasanya BSF akan dijual per gramnya dengan harga Rp3500 sampai dengan Rp6000 per gramnya. 

Ada sekitar 1 gram bibit telur BSF yang menghasilkan 1,5-3 kg larva maggot BSF dan bisa menghabiskan pakan hingga 8 kg pakan sampai panennya. Jika ingin membudidayakan telur maggot BSF dengan menggunakan limbah sayuran atau sampah organik, bisa ikuti langkah yang akan dijelaskan di bawah ini. 

  • Silahkan persiapkan wadah, Anda bisa menggunakan ember ataupun baskom sebagai wadah tempat BSF berkembang biak. 
  • Siapkan media yang bisa digunakan seperti limbah sayuran, ampas tahu, dedak, dan ampas kelapa. Jika Anda memilih sisa sayuran, maka lakukan perajangan atau potong-potong sisa sayuran menjadi bentuk yang lebih kecil lagi. 
  • Usahakan potongan sayuran tidak terlalu kecil karena nanti bisa mempersulit maggot dalam bergerak dan memakan. 
  • Masukkan media dalam wadah, beri sedikit air agar kelembapan terjaga. Letakkan kassa di atas media, kemudian tebar telur yang sudah dibeli di atas kassa. 
  • Tempatkan wadah di tempat gelap yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tunggu telur menetas selama 3-4 hari, kemudian kontrol kelembaban sebaik mungkin. Panen BSF bisa dilakukan 2-3 minggu. 
Baca Juga:  Analisa Bisnis Budidaya Maggot BSF

Pakan Maggot BSF Terbaik

Budidaya maggot tidaklah sulit untuk dikembangkan bagi pemula ataupun profesional. Mengapa demikian? Karena maggot bisa berkembang biak secara alami dan mudah sekali didapatkan. Maggot bisa bertahan hidup pada lingkungan tropis sampai subtropis sehingga potensi berkembangbiak mudah dilakukan dalam iklim tropis. Perkembangbiakan maggot berada pada media yang sangat bersih yang aromanya fermentasi. 

Pakan BSF memiliki kandungan protein tinggi dengan persentase sampai dengan 19%. Maggot termasuk dalam hewan yang sangat efektif dalam mengurai sampah organik. Setelah diteliti, maggot memiliki kandungan protein tinggi dan sangat baik sebagai pakan ayam, pakan lele, dan juga pakan burung. Maggot juga bisa menjadi solusi dalam pengelolaan limbah organik, agar tidak menumpuk dan meningkatkan kadar amoniak. 

Banyak pembudidaya maggot yang berhasil meraup untung hingga puluhan juta rupiah per bulannya. Dengan modal receh, para pembudidaya bisa balik modal dengan nominal yang sangat besar. Dalam usaha membudidayakannya, Anda juga tidak butuh alat bahan yang mahal, karena bisa menyiapkan berbagai limbah sayur organik yang tidak terpakai. Masih ragu dengan kualitas pakan organik yang murah dan berprotein tinggi satu ini?.