Dunia Informasi untuk anda
Mangga  

Cara Menanam Pohon Mangga Agar Tidak Tinggi

Kebanyakan orang Indonesia akan menanam pohon buah di pekarangan rumahnya. Biasanya, pohon yang ditanam bermacam-macam. Mulai dari rambutan, durian, hingga yang paling sering ditanam adalah pohon mangga.

Selain karena buahnya yang enak, alasan mengapa banyak orang menanam pohon mangga adalah dapat memberikan rasa sejuk pada rumah penanamnya. Sehingga, lingkungan rumah tidak kana merasa kepanasan ketika musim panas.

Meski demikian, salah satu kendala utama mengapa orang enggan menanam pohon mangga adalah karena pohon ini dapat tumbuh cukup tinggi. Tentu hal ini cukup merugikan karena selain dapat mengurangi kesejukan lingkungan rumah, juga membuatnya semakin sulit untuk memanen buahnya.

Tetapi, terkadang banyak orang yang justru mengalami pohon mangganya tidak berbuah lagi atau bahkan mati ketika dilakukan beberapa treatment untuk menahan pohon agar tidak tumbuh terlalu tinggi.

Tips dan cara menanam pohon mangga agar tidak tinggi

cara menanam pohon mangga agar tidak tinggi
cara menanam pohon mangga agar tidak tinggi

Oleh karena itu, simak beberapa tips dan cara menanam pohon mangga agar tidak tinggi tetapi tetap dapat berbuah:

1. Menanam Dua atau Lebih Pohon Mangga Sekaligus

Pohon mangga merupakan salah satu tumbuhan yang melakukan proses penyerbukan silang. Artinya, penyerbukan bunga pada pohon mangga akan lebih efektif ketika ada pohon mangga yang lainnya.

Sehingga, jika Anda menanam dua pohon mangga atau lebih, maka bunganya tidak mudah rontok, berbunga lebih banyak, dan akhirnya dapat menghasilkan buah yang banyak juga.

Baca Juga:  Cara Merawat Pohon Mangga yang Baru Ditanam

2. Mengatur Jarak Penanaman Pohon Mangga dari Rumah

Umumnya, menanam pohon dengan jarak yang jauh dari rumah akan memberikan kesempatan pohon mangga untuk mencari sumber air dan zat hara dari dalam tanah sebanyak-banyaknya. Namun jika Anda tidak ingin membuat pohon mangga terlalu tinggi, lakukan sebaliknya.

Sebagai saran, Anda bisa menanam pohon mangga dengan jarak sekitar 5 meter dari rumah Anda. Dengan demikian, pohon mangga tidak akan terlalu tinggi, tetapi tetap memberikan kesejukan untuk rumah Anda.

Selain itu, jika Anda menanam lebih dari satu pohon mangga, Anda juga bisa menanamnya dengan jarak yang cukup dekat, sekitar 3 meter. Tentunya, hal ini juga cukup efektif untuk mencegah pertumbuhan pohon mangga karena kedua pohon akan sama-sama berebut unsur hara.

3. Memberikan Nutrisi ke Pohon Mangga

Memang Anda tidak ingin membuat pohon mangga tidak terlalu tinggi. Namun bukan berarti Anda boleh melupakan pemberian nutrisi pada pohon. Pemberian nutrisi tetap penting agar pohon mangga bisa berbuah lebat.

Beberapa hal pokok seperti air dan, pupuk, dan zat hara harus dapat dipenuhi oleh pohon mangga. Selain itu, agar pohon mangga tidak tumbuh terlalu tinggi, batasi pemberian dolomit dan zat pengatur tumbuh.

Dolomit mengandung kalsium dan magnesium yang dapat merangsang pertumbuhan pohon mangga. Sedangkan zat pengatur tumbuh (ZPT) juga memiliki fungsi yang sama. Sehingga, pembatasan pemberian dua hal tersebut membuat pohon mangga tidak memiliki cukup nutrisi untuk tumbuh lebih tinggi, namun tetap memiliki kemungkinan untuk dapat menghasilkan buah yang banyak.

4. Memangkas Pohon Mangga

Salah satu kunci utama untuk mengurangi pertumbuhan pohon mangga adalah dengan cara memangkas pohon. Memangkas pohon dilakukan tidak hanya agar pohon mangga tidak tumbuh terlalu tinggi, tetapi juga untuk mempertahankan bentuk alami dari pohon mangga.

Baca Juga:  Ini Dia Cara Cangkok Mangga dengan Media Air yang Benar

Biasanya, pohon akan tumbuh lebih cepat dengan tujuan untuk mencari sumber nutrisi. Sehingga, pohon mangga akan tumbuh dengan tidak teratur agar bisa mendapatkan air, cahaya matahari, dan zat hara. Oleh karena itu, pemotongan pohon mangga menjadi salah satu hal yang diperlukan untuk menghindari hal-hal demikian.

Pemangkasan pohon untuk mengarahkan pertumbuhan pohon biasa disebut dengan ‘topiary’. Biasanya, tanaman topiary akan dipangkas setelah mencapai ketinggian tertentu.

Dalam pohon mangga, dahan dan ranting yang muncul dari batang utama tanaman mangga harus dipangkas habis sejak mulai ditanam. Dengan cara seperti ini, ketinggian pohon mangga akan sesuai dengan yang diharapkan.

5. Melukai Bagian Batang Pohon Mangga

Melukai batang juga dapat menekan pertumbuhan pohon mangga agar tidak tumbuh terlalu tinggi. Pasalnya, pohon mangga yang telah dilukai bagian batang dan dahannya akan membuat nutrisi yang didapatkan pohon lebih banyak tersalurkan ke bagian batang dan dahan yang terluka. Sehingga, nutrisi tersebut akan menyembuhkan luka pada pohon mangga dan berubah menjadi buah.

Tentunya, Anda dapat melukai bagian leher dan pangkal batang hingga terlihat jaringan kayunya. Cara yang dapat Anda lakukan juga bisa bermacam-macam. Mulai dari penyayatan, pengerokan, pencacahan, dan lain sebagainya.

6. Melilitkan Batang Pohon Mangga

Bagi Anda yang baru mengenal dunia tanaman, mungkin cara ini terdengar cukup aneh. Namun nyatanya, cara ini tergolong efektif untuk menekan pertumbuhan tanaman, khususnya pohon mangga. Dengan melilitkan sesuatu ke pohon mangga, nutrisi hasil fotosintesis pohon tidak akan turun ke akar dan tetap di bagian atas pohon agar menghasilkan buah yang lebat. Karena nyataya, nutrisi yang diterima akar dapat membuat pohon tumbuh lebih tinggi lagi.

Pelilitan dapat dilakukan di berbagai bagian pohon mangga. Mulai dari batang utama, batang primer, dan cabang pohon mangga. Gunakan kawat ataupun tali untuk melilitkan pohon mangga sekencang mungkin agar dapat berbuah lebat.

Baca Juga:  Cara Merawat Pohon Mangga yang sedang Berbunga agar Menghasilkan Buah Melimpah

7. Melengkungkan Batang Pohon Mangga

Melengkungkan batang pohon mangga dapat Anda lakukan untuk merangsang produktivitas buah mangga. Hal ini dapat Anda lakukan agar pohon mangga melakukan pertumbuhan generatif, sehingga bunga mangga bisa muncul lebih banyak. Dengan melakukan pelengkungan batang pohon mangga, batang pohon akan menjadi datar, sehingga nutrisi dan unsur hara menjadi terhambat.

Cara melengkungkan batang pohon mangga adalah dengan menarik cabang pohon yang akan dilengkungkan ke tanah, kemudian ditahan dengan tali. Tentunya, Anda juga perlu memasang patok agar cabang pohon mangga tak kembali pada posisi awal.

8. Mencegah Pohon Mangga dari Hama

Meski demikian, Anda juga perlu memperhatikan kondisi pohon mangga agar tidak diserang oleh hama. Salah satu hama yang cukup membuat jengkel adalah wereng karena biasanya menjadi penyebab utama kerontokan pada bunga. Sehingga, Anda harus rutin memeriksa bagian bunga mangga apakah ada hama ini atau tidak. 

Selain itu, lalat buah juga menjadi hama yang sangat mengganggu, karena biasanya mereka akan hinggap memakan buah mangga yang matang, lalu meninggalkan kotoran yang dapat membuat buah menjadi rusak dan busuk.

Agar bisa hilang secara alami, Anda bisa menggunakan bawang putih untuk membunuh wereng. Sedangkan pada lalat buah, Anda bisa menjebaknya dengan batang pisang yang telah dilumuri oli. Itulah tadi beberapa cara menanam pohon mangga agar tidak tinggi. Tentunya, semua hal tersebut harus dan rutin Anda lakukan agar pohon mangga dapat berbuah dengan lebat. Selain itu, lakukan penyiraman dengan air setidaknya dua kali sehari agar pohon mangga mendapatkan cukup sumber air untuk membuat buah mangga cepat berbuah.