Dunia Informasi untuk anda

Mengapa Umbi Batang Dapat Digunakan Untuk Berkembang Biak?

Di dalam dunia tumbuhan, terdapat dua jenis perkembang biakan yakni generatif dan vegetatif. Tumbuhan generatif sendiri berkembang biak dengan cara perkawinan atau biasanya melalui penyerbukan bunga. Begitu pula sebaliknya, tumbuhan vegetatif berkembang biak dengan dua cara, yakni vegetatif alami atau dengan campur tangan manusia.

Umbi-umbian termasuk ke dalam jenis tumbuhan yang berkembang biak dengan cara vegetatif alami yakni melalui akar tinggal, spora, umbi batang, spora, geragih, tunas, dan juga adventif. Adapun hal yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa umbi batang bisa digunakan untuk berkembang biak?

Jadi, umbi sendiri adalah jenis tumbuhan yang mempunyai banyak sekali varietas. Biasanya, jenis umbi-umbian bisa berupa tanaman buah atau sayur. Mengapa disebut umbi? Karena tumbuhan yang satu ini menyimpan cadangan makannya di bawah tanah atau akar. Dimana cadangan makanan tersebut disimpan di bagian batang yang kemudian disebut dengan umbi batang. Modifikasi umbi ini bisa memunculkan akar ataupun tunas.

Karena banyak mengandung tepung dan juga zat makanan lain, umbi batang ini juga seringkali dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pangan pokok. Berikut ini kita akan membahas lebih lanjut tentang mengapa umbi batang bisa digunakan untuk berkembang biak?

Penjelasan Mengapa Umbi Batang Bisa Digunakan Untuk Berkembang Biak?

mengapa umbi batang dapat digunakan untuk berkembang biak
mengapa umbi batang dapat digunakan untuk berkembang biak

Umbi batang sendiri merupakan batang yang tumbuh di dalam tanah, dimana bagian ujung batang akan menggembung dan membentuk umbi. Bagian batang yang membentuk umi tersebut merupakan tempat penyimpanan cadangan makanan, terutama zat tepung. 

Pada tumbuhan umbi batang bisa tumbuh tunas yang nantinya akan menjadi tanaman baru. Permukaan atas umbi ini akan menghasilkan tanaman berupa batang dan juga daun. Sementara permukaan bawah akan menghasilkan sistem akar.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa dalam berkembang biak, tumbuhan dapat berkembang biak secara generatif dan juga vegetatif. Perkembangan generatif ini merupakan perkembangbiakan yang dilakukan melalui proses perkawinan yaitu jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. 

Sementara untuk perkembangbiakan vegetatif yaitu perkembangbiakan yang tidak melibatkan perkawinan. Sehingga hanya melibatkan satu induk saja untuk dapat menghasilkan tanaman baru. Perkembangbiakan ini dapat dilakukan secara alami ataupun dengan bantuan manusia.

Nah, umbi batang adalah salah satu tumbuhan yang menggunakan cara perkembangbiakan vegetatif alami. Mengapa umbi batang bisa digunakan untuk berkembang biak? Karena umbi batang mempunyai banyak jaringan meristem dan juga cadangan makanan yang memungkinkannya untuk dapat menumbuhkan tunas calon tumbuhan baru

Bagaimana Umbi Batang Berkembang Biak

Umbi-umbian seperti umbi batang merupakan jenis tumbuhan yang memiliki banyak sekali varietas. Biasanya, jenis umbi-umbian ini ada pada tanaman buah dan juga sayur. 

Dinamakan umbi karena jenis tumbuhan yang satu ini menyimpan cadangan makanannya di akar ataupun di dalam tanah. Cadangan makanan yang disimpan di bagian batang disebut dengan umbi batang. Modifikasi umbi-umbian ini bisa memicu tumbuhnya akar atau tunas baru.

Dikarenakan mengandung banyak sekali tepung dan zat lain, umbi batang juga seringkali digunakan oleh orang-orang untuk dijadikan sebagai makanan pokok.

Salah satunya umbi batang, dimana umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah, ujungnya akan menggelembung menjadi umbi yang bisa dikonsumsi. Bagian tersebut adalah tempat penyimpanan cadangan makanan, terutama mengandung zat tepung. Contoh dari umbi batang ini adalah singkong, kentang, bengkoang, dan lainnya. Cara berkembang biak umbi batang adalah dengan vegetasi alami.

Baca Juga:  Jelaskan Tiga Teknik Penerapan Ragam Hias Diatas Bahan Tekstil

Contoh Tumbuhan Yang Berkembang Biak Dengan Umbi Batang

Berikut ini adalah beberapa tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang, antara lain:

1. Tanaman Ubi Jalar

Tanaman yang satu ini menjadi tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Dimana ubi jalar juga dikenal dengan nama ketela rambat atau sweet potato. Sebab, ubi jalar memiliki rasa yang manis, sehingga dijadikan sebagai salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

Ubi jalar dapat menjadi pengganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi. Selain bisa dimanfaatkan umbinya, ubi jalar juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Beberapa jenis ubi ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman hias karena bunganya yang cantik.

2. Tanaman Suweg

Banyak dari kita yang mungkin masih asing dengan tanaman yang satu ini. Tapi kenyataannya, tanaman suweg ini masih satu keluarga dengan tanaman bunga bangka raksasa. Suweg mempunyai daun yang kecil dengan ujung runcing. Bagian umbinya mempunyai ciri berupa duri kecil yang membuat permukaannya menjadi kasar.

Perlu diketahui bahwa tanaman ini ternyata memiliki banyak manfaat. Selain bisa digunakan sebagai pengganti nasi, suweg juga dapat menjadi campuran bahan kue karena rasanya yang netral. Selain itu, suweg juga bisa digunakan sebagai bahan membuat lem, mie, agar-agar, tahu, dan juga kosmetik.

3. Tanaman Bengkuang

Pastinya, sebagian besar orang Indonesia sudah familiar dengan tanaman bengkuang. Tanaman yang satu ini juga berkembang biak dengan cara umbi batang. Bengkuang sendiri mempunyai daging putih dan kulit yang tipis dan mudah dikupas. 

Tanaman ini ternyata tidak hanya populer untuk dikonsumsi sebagai asinan atau rujak. Namun juga biasa dijadikan sebagai produk kosmetik yang menyegarkan dan bisa membantu mencerahkan kulit.

Bengkuang membentuk umbi akar yang membulat seperti gasing dengan berat mencapai 5 kg. Kandungan gizi yang ada di dalam bengkuang antara lain pati, gula, fosfor, dan juga kalsium. Bengkoang juga bisa memberikan sensasi yang dingin untuk memakannya karena adanya kandungan air yang mencapai 86 sampai 90 persen.

Baca Juga:  Bagaimana Menurut Pendapat Kamu Apabila Ada Teman Yang Berkata Kotor

4. Tanaman Kentang

Beberapa orang masih menganggap bahwa tanaman kentang ini termasuk ke dalam jenis umbi akar. Padahal, kentang sendiri adalah salah satu jenis umbi yang menyimpan cadangan makanannya di bagian batang.

Ciri khas dari tanaman ini yaitu mempunyai akar serabut, batang yang tidak berkayu, dan berbentuk segiempat atau segi lima. Beberapa jenis kentang juga menghasilkan bunga tapi sebagian lagi tidak.

5. Tanaman Talas

Talas adalah salah satu tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Seperti halnya padi, bagi masyarakat kepulauan Oseania, talas adalah makanan pokok setempat. Tumbuhan yang satu ini termasuk ke dalam jenis umbi-umbian yang menyimpan cadangan makanannya pada bonggol.

6. Tanaman Gembili

Tanaman gembili adalah salah satu tanaman yang banyak digunakan penduduk Papua sebagai makanan pokok. Gembili sendiri mempunyai ukuran yang kecil dan bisa dikukus tanpa perlu dikupas kulitnya. Karena mudah untuk dicerna, gembili juga banyak dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat.

Gembili bisa tumbuh merambat dan mencapai tinggi hingga 3-5 meter dengan daun yang berwarna hijau. Umbi gembili ini berbentuk seperti ubi jalar yang berukuran cukup besar. Demikian penjelasan tentang mengapa umbi batang bisa digunakan untuk berkembang biak dan beberapa tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa umbi batang memiliki banyak jaringan meristem dan juga cadangan makanan. Sehingga hal itu memungkinkan umbi batang untuk menumbuhkan tunas yang baru.