Dunia Informasi untuk anda

Apa yang Dimaksud dengan Transmitter?

Bagi sebagian orang terutama yang mengikuti perkembangan teknologi, kata transmitter bukanlah sesuatu yang asing. Tetapi bagi mereka yang belum begitu memahami tentang teknologi, mungkin kata tersebut masih sangatlah asing. Apabila Anda  termasuk orang yang belum paham apa itu transmitter jangan khawatir, karena kali ini Kami akan mengajak Anda untuk mengenal apa yang dimaksud dengan transmitter.

Pengertian Transmitter

Kita akan mulai dari pengertiannya terlebih dahulu. Transmitter adalah alat yang umum digunakan untuk mengirimkan berbagai jenis data.

Data yang dikirimkan oleh transmitter dapat berupa gelombang radio maupun sinyal, juga beberapa jenis informasi lainnya.

Apa yang Dimaksud dengan Transmitter
Apa yang Dimaksud dengan Transmitter

Jenis data yang sanggup dikirimkan oleh transmitter bukan hanya data yang memiliki hubungan dengan sinyal radio. Transmitter juga mampu mengirimkan data yang berhubungan dengan tekanan udara, temperatur, kelembapan udara, suara sampai tekanan air.

Alat yang bertugas menerima semua data yang dikirimkan oleh transmitter disebut dengan receiver.

Apa Maksud dari Kata Electric Transmitter?

Jika membicarakan transmitter, Anda akan mendengar beberapa macam jenis darinya. Salah satunya adalah electric transmitter, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan electric transmitter? 

Electric Transmitter merupakan sebutan untuk sinyal yang dihasilkan oleh listrik. Contoh dari electric transmitter adalah tegangan dan juga arus.

Electric Transmitter merupakan jenis elektrik yang banyak dijumpai karena sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya electric transmitter akan digunakan untuk mengirimkan data yang dibutuhkan oleh manusia.

Baca Juga:  Apa Perbedaan Ancaman Militer dan Non Militer

Contoh penggunaan electric transmitter dalam kehidupan sehari-hari adalah sinyal yang dikirimkan dengan menggunakan gelombang radio maupun elektromagnetik.

Selain electric transmitter ada juga yang disebut dengan transmitter data. Umumnya, transmitter data akan dipakai untuk mengirimkan data yang memiliki informasi yang berkaitan dengan situasi dari planet bumi.

Contoh dari data yang memiliki hubungan dengan situasi planet bumi adalah cuaca, tingkat air laut, suhu, potensi bencana alam, kelembapan dan berbagai macam situasi lainnya.

Transmitter pun digunakan dalam dunia industri. Misalnya dipakai untuk mengirimkan data tentang kepadatan bahan baku, pengolahan minyak bumi, kelistrikan sampai data cairan yang ada di dalam makanan maupun minuman.

Proses Apa yang Terjadi Pada Transmitter? 

Setelah mengetahui apa itu transmitter serta beberapa jenisnya, sekarang saatnya untuk Anda mengetahui tentang proses apa saja yang terjadi pada transmitter.

1. Proses Input

Proses pertama yang terjadi pada transmitter adalah input. Input merupakan sebuah proses dimana data yang dimengerti oleh manusia, diubah menjadi bentuk sinyal listrik. 

Perubahan tersebut sebenarnya terjadi diluar transmitter, yaitu dengan memakai bantuan sensor.

Sensor, atau yang juga kerap disebut sebagai komponen transduser, memiliki kemampuan untuk mengubah rangsangan dari luar menjadi sebuah sinyal listrik.

Beberapa contoh rangsangan dari luar yang dapat diubah oleh sensor adalah tekanan dan juga suara.

2. Proses Modulasi

Proses selanjutnya yang terjadi pada transmitter disebut modulasi. Modulasi adalah sebuah proses dimana informasi ditumpangkan atau diletakan di sinyal carrier supaya dapat dipancarkan oleh udara terbuka.

Bentuk dari sinyal carrier akan berubah ketika ditumpangkan data yang berhubungan dengan panjang gelombang, frekuensi dan juga amplitudo.

Kemudian sinyal carrier akan memancarkan sinyal berisi informasi supaya bisa diterima oleh orang yang membutuhkan informasi tersebut.

Baca Juga:  Jelaskan Hal Hal Apa Saja Yg Menghambat Kreativitas Seseorang

3. Proses Encoding

Proses berikutnya yang terjadi dalam transmitter disebut dengan encoding. Proses encoding merupakan sebuah proses dimana sinyal listrik diubah menjadi kode-kode biner atau bentuk sinyal digital.

Encoding akan dibantu oleh alat yang disebut encoder. Perlu diketahui kalau sebenarnya proses encoding tetap dapat dilakukan meskipun tidak terdapat encoder, hanya saja jika seperti itu, maka transmitter hanya akan bisa mengirimkan informasi dari satu kanal.

4. Proses Mixer 

Mixer dalam transmitter maksudnya adalah sebuah komponen yang memiliki kegunaan untuk mencampur dua atau lebih input supaya dapat menjadi satu output. Hal ini juga bisa dipakai ketika Anda memiliki  transmitter yang punya informasi dengan jumlah lebih dari satu.

5. Proses Penguatan dengan Memakai Amplifier

Supaya informasi yang sudah dirubah tadi bisa terpancar dengan baik dan meluas, perlu dilakukan proses penguatan. Proses penguatan yang dimaksud adalah proses menambahkan jarak tempuh dari suatu sinyal.

Dengan begitu, informasi akan bisa tersebar lebih luar karena jika terdapat sinyal yang kuat maka semakin jauh juga jarak dari sebuah informasi bisa tersampaikan.

Perangkat amplifier yang digunakan untuk proses penguatan ini umumnya memiliki equalizer, tuner hingga filter audio.

6. Proses Antenna Tunner

Proses antenna tunner merupakan sebuah proses penyesuaian antara antena yang digunakan dengan transmitter. Proses Antenna Tunner ini bisa dibilang penting karena dapat membantu mencegah terjadinya serta untuk membantu mengoptimalkan proses pengiriman daya ke antena.

Kapan Transmitter Digunakan? 

Setelah tahu apa itu transmitter beserta setiap proses yang dilaluinya, Anda tentu ingin tahu kapan saat yang tepat untuk memakainya. Seperti yang telah disebutkan kalau transmitter membantu Anda untuk menyampaikan data maupun informasi dalam jarak yang jauh, maka Anda bisa menggunakannya ketika hendak berbagi data melalui fitur bluetooth maupun ketika mendengarkan radio.

Contoh Transmitter

Sekarang saatnya bagi Anda untuk mengetahui apa saja contoh dari transmitter yang sejak tadi telah Kita bahas. Berikut beberapa contoh yang sering Anda temui di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Bagaimana Menurut Pendapat Kamu Apabila Ada Teman Yang Berkata Kotor

Router

Router tentu sering Anda temui dalam keseharian. Baik untuk Anda yang di rumah maupun yang berada di kantor, router sering berjasa dalam hal menghubungkan Anda dengan sinyal internet. Kebanyakan router punya built in modem yang membuat satu akun internet bisa berbagi internet berkecepatan tinggi dengan beberapa perangkat lainnya, misalnya komputer.

Router bisa memiliki jaringan yang kuat karena menggunakan WLAN atau jaringan nirkabel lokal area.

Bluetooth

Selanjutnya ada teknologi bluetooth yang sering digunakan oleh Anda juga pastinya. Bluetooth umumnya digunakan oleh pemakai smartphone untuk berbagi data mulai dari lagu sampai video. Bluetooth bisa melakukan tugas itu dengan memakai PAN atau Personal Area Network.

PAN memang tidak didesain sekuat WLAN karena ia dibuat untuk perangkat yang digerakkan oleh baterai. Tetapi, tetap saja Ia juga memiliki kelebihannya sendiri yaitu Anda akan diberi kemudahan ketika hendak menghubungkan dua perangkat.

Contoh pemakaian bluetooth adalah Anda bisa memakainya untuk mengirimkan data yang hendak Anda cetak ke printer, mengirim file antar ponsel pintar, membuat PDA dan juga komputer Anda menjadi sinkron.

Headphone Tanpa Kabel

Barang yang tengah banyak digunakan oleh masyarakat modern sekarang ini adalah headphone tanpa kabel. Cara kerja headphone ini memakai inframerah, dimana pemancar nirkabel akan mengirimkan pesan ke sumber suara. Itulah informasi tentang transmitter yang bisa Kami bagikan untuk Anda. Kini Anda telah mengetahui beberapa hal tentang transmitter mulai dari pengertiannya sampai contohnya. Apa saja contoh transmitter yang sering Anda temukan? Apakah Anda juga sering memakai transmitter di kehidupan sehari-hari?.