Dunia Informasi untuk anda

Cara Melakukan Teknik Kelitan Yang Baik

Teknik kelitan bertujuan untuk melawan serangan lawan dengan cara mengelitkan diri. Teknik Kelitan merupakan teknik yang mudah, namun masih banyak atlet yang tidak mengerti cara penerapan kelitannya yang tepat. Atlet biasanya memposisikan bagian tubuhnya terlalu dekat dengan lawan. Posisi tubuh seperti ini hanya akan menjadikan penyerangan lawan lebih mudah.

Penjelasan cara Melakukan Teknik Kelitan Yang Baik

Cara Melakukan Teknik Kelitan Yang Baik
Cara Melakukan Teknik Kelitan Yang Baik

Teknik kelitan adalah salah satu teknik yang mudah dan cepat dalam pencak silat, sehingga mudah untuk dipelajari oleh semua pemula. Teknik Kelitan merupakan teknik yang mudah, namun masih banyak atlet yang tidak mengerti cara penerapan kelitannya yang tepat.

Untuk itulah saya akan memberikan petunjuk-petunjuk praktis berdasarkan penelitian ilmiah dan pengalaman praktis saya sendiri, tentang bagaimana melaksanakan teknik kelitannya secara tepat dan efektif dengan menggabungkan ilmu silat dengan seni beladiri tangkap lawan (Capture the enemy’s art).

Atlet biasanya memposisikan bagian tubuhnya terlalu dekat dengan lawan. Posisi tubuh seperti ini hanya akan menjadikan penyerangan lawan lebih mudah.

Posisi tubuh seperti ini hanya akan menjadikan penyerangan lawan lebih mudah. Memposisikan bagian tubuh agar jauh dari serangan lawan, memposisikan bagian tubuh agar tidak terlalu dekat dengan lawan, dan memposisikan bagian tubuh agar tidak terlalu jauh dari lawan merupakan teknik yang harus dilakukan untuk melindungi kemampuan fisik anda dalam melawan serangan-serangan lawannya.

Cara melakukan kelitan yang benar adalah dengan memposisikan tubuh agar jauh dari serangan lawan. Jadi, apabila Anda mengambil kejadian sebagai contoh: seorang karateka sedang berusaha untuk menyerang Anda dengan jurus-jurus yang tidak masuk akal, Anda hanya perlu memposisikan tubuh agar tidak terlalu dekat dengan lawan dan tetap jauh dari serangan lawan itu. 

Hal ini akan membuatnya terseret oleh momentum sendiri, dan akhirnya ia tumbang atau mundur terlalu lama untuk menerima tekanan benturan yang panas dan sangat peka pada wajah orang-orang (empat kali lebih kecil dari tekanan di bagian bawah tangkainya).

Baca Juga:  Apa Saja Syarat Sebuah Daerah Untuk Bisa Menerapkan E Budgeting

Teknik kelitan merupakan salah satu dari berbagai gerakan yang harus dimiliki oleh seorang pencak silat. Teknik ini didasarkan pada pemahaman ilmu pengetahuan tentang serangan, pertahanan dan perlindungan secara tepat. Obyek pelatihannya adalah kaki dan tangan.

Ini berarti bahwa teknik kelitan dalam pencak silat adalah menggunakan lompatan atau lengan untuk membungkukkan lawannya. Dengan cara ini, Anda akan mampu mengambil posisi kesempatan yang lebih baik dan membuat lawannya tidak pernah bisa melawanan Anda dengan pasti.

Ini merupakan teknik dasar dalam pencak silat, tetapi banyak atlet yang tidak mengerti cara penerapan kelihatannya yang tepat. Teknik Kelitan merupakan suatu gerakan serangan lawan dengan cara memposisikan tubuh agar jauh dari serangan lawan dan memberikan jalan bagi balasan. 

Dalam hal ini, posisi tubuh seperti ini hanya akan menjadikan penyerangan lawan lebih mudah. Atlet biasanya memposisikan bagian tubuhnya terlalu dekat dengan lawannya dan tidak mengerti cara melancarkan serangan balik lebih baik lagi!

Teknik-Teknik Kelitan

Teknik-teknik kelitan ini memainkan peranan penting dalam pencak silat.

1. Mengelit dengan tangan

Mengelit dengan tangan merupakan teknik serangan yang memanfaatkan kemampuan tangan untuk menyerang lawan. Teknik ini bisa dilakukan dengan tangan kanan atau tangan kiri. Teknik ini sangat digunakan pada situasi dimana lawannya sedang tidur berbaring, dan anda harus menggunakan seluruh tenaga dan kekuatan energi dalam tubuh untuk membunuh lawannya.

2. Mengelit dengan kaki

Teknik mengelit dengan kaki memiliki beberapa teknik yang dapat anda pelajari. Salah satu keunggulan dan kelemahan dari teknik ini adalah:

Keunggulan: Teknik ini mudah untuk dipelajari oleh pemula atau orang yang tidak ahli, dan juga mudah untuk mempertahankannya di saat lawan berusaha mengalihkan perhatian dari lawan tersebut.

Baca Juga:  Mengapa Surat Dinas Harus Menggunakan Bahasa Baku

Kekurangan: Namun sebagai akibatnya, teknik ini tidak dapat melindungi tubuh secara mandiri dengan baik.

3. Mengelit-melit menyambung

Teknik mengelit-melit menyambung sebenarnya adalah penggunaan tiga teknik kelitan di bawah ini dalam satu kombinasi:

  • Lencang keliling
  • Gerakan melompat (menyerang)
  • Pembalikan tubuh atau gerakan putaran (mengelit-melit)

Teknik-teknik ini memainkan peranan penting dalam pencak silat. Seperti halnya dengan teknik-teknik lain, semua dari teknik-teknik kelitan ini diharapkan akan membantu anda dalam meningkatkan kemampuan anda. Teknik-teknik ini sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dilatihkan, jadi jangan ragu untuk mulai belajar!

Apa Tujuan Melakukan Kelitan Elakan

Banyak orang yang tahu kelitan elakan dan sebagian besar pun melakukannya. Namun, ada kelompok konsumen yang tidak mengetahui apa itu kelitan elakan ataupun menganut teori bahwa mereka tidak perlu melakukannya. Untuk itu di sini saya akan memberikan sedikit penjelasan berkenaan dengan apa itu kelitan elakan serta tujuan melakukannya. Tujuan melakukan kelitan elakan yakni :

1. Menjaga jarak pertahanan dengan musuh

Jika kita melakukan kelitan elakan dengan sangat jauh, maka kita akan membuat kemelut yang berteriak-teriak. Kita harus menjaga jarak pertahanan yang cukup untuk bisa melepaskan serangan balik sehingga memungkinkan kita mengontrol posisi lawan dan berhasil mengatasi serangan baliknya itu.

2. Menjaga jarak jarak yang terlalu dekat

Sebagai pemain silat, apabila tetap mempertahankan posisi orang lain sebenarnya tidaklah mudah. Pertahanannya terlalu lemah dan cepat lemas, sehingga mudah ditembus oleh musuhnya. Jika kamu merasa belum mampu menahan serangan balik lawannya, cobalah untuk mundur sedikit demi sedikit agar lebih mudah dalam melancarkan serangan balikmu lagi nantinya.

3. Mencegah jarak jarak yang terlalu jauh

Mencegah jarak yang terlalu jauh, dengan memanfaatkan kelihatan seperti pada pohon dan batu. Jika lawan kita sedang menyerang dari arah depan, kita bisa menggunakan kelitan yang sama untuk membuat jarak berjalan lebih dekat. Sementara itu, jika lawan kita sedang menyerang dari arah belakang, maka sebaiknya kita menggunakan kelitan untuk memperpanjang jarak itu agar tidak terlalu dekat. Selain itu ada juga beberapa cara yang bisa digunakan untuk mencegah penggunaannya dalam pencak silat :

  • Mengelakkan serangan musuh
  • Menghindari serangan musuh dengan melampiaskannya ke samping
  • Menghindari serangan musuh dengan menusia ke belakang
  • Menghindari serangan musuh dengan melompat mundur atau melejit mundur (jumrah) dalam posisi berdiri atau berlutut (duduk-berdiri).
Baca Juga:  Apa yang Dimaksud dengan Transmitter?

Apakah Kegunaan Dan Manfaat Dari Teknik Belaan

Teknik belaan dalam pencak silat bisa digunakan untuk mempertahankan diri, menyerang lawan dan mencegah serangan lawan.

1. Mempertahankan diri

Teknik membela diri adalah keterampilan dasar bagi setiap seniman bela diri. Faktanya, ini adalah hal pertama yang diajarkan kepada pemula dan harus dipraktikkan dalam semua metode pelatihan. Kemampuan untuk bertahan melawan serangan sangat penting untuk segala bentuk seni bertarung karena itu mengharuskan Anda untuk memahami:

(1) bagaimana lawan Anda akan mencoba dan menyakiti Anda,

(2) cara terbaik untuk melawan serangan itu,

(3) bagaimana menerapkannya dalam situasi kehidupan nyata.

Berlatih teknik pertahanan akan membantu meningkatkan waktu reaksi Anda secara keseluruhan serta memberi Anda lebih percaya diri ketika menghadapi situasi yang tidak diketahui atau asing dalam kehidupan sehari-hari Anda: apakah itu di sudut jalan atau bahkan hanya berjalan menuruni tangga di rumah!

2. Menyerang lawan

Teknik memukul dengan belaan bisa dilakukan dengan tangan kanan atau kiri. Dengan mengarahkan energi internal Anda ke bagian tertentu dari tubuh lawan, Anda dapat membuat celah untuk serangan lebih lanjut. Misalnya, jika Anda menargetkan siku mereka, mereka sering dipaksa untuk menjatuhkan satu tangan dan mengangkat yang lain sebagai pertahanan. Ini membuat mereka rentan terhadap serangan dari bawah (“tendangan rendah”).

Selama Anda terus berlatih teknik ini dan mengembangkan kekuatannya melalui sesi latihan harian, itu akan segera menjadi sangat alami sehingga akan mengalir dengan indah dari satu gerakan ke gerakan lain bahkan tanpa memikirkannya!