Dunia Informasi untuk anda

Cara Membuat Sangkar Ternak Perkutut

Burung perkutut masih menjadi salah satu objek hiburan yang populer di antara para pecinta burung, suaranya yang khas membuat orang jatuh hati dengan burung kicau satu ini, apalagi tidak dibutuhkan perawatan ekstra selama memelihara perkutut, tidak heran jika makin banyak orang yang mulai tertarik beternak perkutut karena tergolong mudah.

Sebelum Anda terjun langsung dalam usaha ternak perkutut ada baiknya Anda memahami langkah beternak perkutut yang dinilai menjanjikan, tidak sedikit yang mengelola bisnis ternak perkutut sebagai usaha utama maupun usaha sampingan, dengan mengembangkan perkutut dengan cara yang tepat bukan tidak mungkin menghasilkan perkutut yang berkualitas.

Apakah Anda pernah mendengar tentang aturan memelihara burung perkutut? Sebagai burung kicau yang banyak dipelihara oleh masyarakat ternyata ada aturan jumlah memelihara burung perkutut, bagi Anda yang berencana memelihara burung perkutut disarankan untuk memelihara dalam jumlah genap.

Masih banyak masyarakat yang percaya tentang jumlah memelihara perkutut, ada alasan yang menyertai pantangan memelihara ganjil karena dirasa kurang pas, burung perkutut menjadi salah satu hewan peliharaan yang memiliki katuranggan yang dipercaya dapat mendatangkan rejeki pada pemiliknya, dari beberapa hewan peliharaan perkutut menjadi salah satunya.

Katuranggan merupakan ciri fisik tertentu yang bisa ditemukan pada fisiknya seperti jumlah bulu ekor sisik kaki ataupun warna bulu pada matanya, namun tidak semua perkutut memiliki katuranggan atau ciri khusus ini, katuranggan bisa menunjukkan sifat tidak hanya pada hewan saja tapi juga pada manusia maupun benda.

Jadi yang dimaksud kurang pas jika memelihara perkutut dalam jumlah ganjil bisa diibaratkan kurang atau kelebihan satu, sedangkan memelihara perkutut dalam jumlah genap berarti cocok; sejodoh atau sepasang, dapat disimpulkan memelihara burung perkutut minimal 2 ekor yaitu jantan dan betina yang menandakan sejodoh.

Setelah mengetahui sekilas tentang aturan yang dipercaya masyarakat saatnya memilih bibit untuk mulai beternak perkutut, ada banyak jenis perkutut yang bisa Anda temukan di tanah air seperti perkutut belang; Bangkok; Sumba, meski berbeda jenisnya namun cara beternaknya sebenarnya tidak jauh berbeda antar jenis lainnya, oleh karenanya tidak sulit beternak dan mengembangbiakan burung perkutut.

Usahakan untuk memilih bibit indukan yang sudah berumur 4 hingga 6 bulan dengan tujuan agar proses perjodohan tidak sulit, akan lebih baik memilih perkutut betina yang umurnya lebih tua dari perkutut jantan, selain memperhatikan masalah umur Anda juga perlu memilih indukan yang memiliki suara dan bentuk tubuh yang bagus.

cara membuat sangkar ternak perkutut
cara membuat sangkar ternak perkutut

Setelah memilih indukan siapkan lokasi yang nyaman sebagai tempat kandang burung perkutut, untuk jenis perkutut lokal mampu bertahan di cuaca ekstrim sekalipun asalkan selalu tersedia air yang cukup, Anda bisa memilih lokasi kandang baik itu di dataran rendah maupun dataran tinggi, tidak masalah jika Anda membangun kandang hanya di depan rumah tapi usahakan membuat kandang yang ukurannya besar.

Kandang perkutut harus dibuat senyaman mungkin agar tidak mudah stres dan leluasa bergerak, biasanya bahan yang digunakan untuk membuat burung perkutut adalah bahan kawat, namun tidak ada masalah jika Anda berencana membuat kandang dari bambu atau kayu asalkan ukurannya sesuai, selain bahan kandang perhatikan juga suhu udara di dalam kandang yang dapat berpengaruh pada tingkat stresnya.

Cara Membuat Sangkar Burung Perkutut Dari Bambu

Ingin membeli sangkar tapi harganya mahal? Daripada merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli sangkar coba saja membuat sangkar sendiri, aktivitas membuat sangkar burung ini cocok dilakukan bagi Anda yang memiliki waktu senggang di rumah.

Jika Anda berencana memiliki sangkar perkutut yang kesannya tradisional tapi menawan bisa menggunakan bahan bambu, di daerah pedesaan banyak tanaman bambu yang bisa dimanfaat untuk membuat sangkar burung perkutut, tidak terlalu sulit membuat sangkar dari bahan bambu yang penting adalah niat; ketekunan dan kesabaran.

Baca Juga:  Cara Ternak Burung Perkutut

Pasalnya membuat sangkar bambu ini cukup berbeda dengan membuat sangkar dari kayu, Anda harus memotong bambu menjadi beberapa ruas kemudian ujungnya dibuat melengkung, bambu yang dipotong tersebut tidak bisa langsung dirangkai menjadi sangkar karena Anda masih harus mengamplasnya agar halus, tentu saja bambu harus diamplas agar tidak melukai burung mengingat bahan bambu ini mempunyai sisi yang kasar dan dapat melukai burung.

Bagian yang paling rumit selama proses membuat sangkar ini adalah bagian jerujinya, ketebalan antar jeruji harus sama sehingga dibutuhkan keahlian khusus untuk mengerjakannya, tentu saja sebelum mencapai tahapan membuat jeruji Anda harus membuat kerangka sangkar terlebih dahulu, biasanya untuk sangkar dari bambu ini modelnya bulat namun ada juga yang modelnya persegi.

Setelah kerangka sangkar sudah selesai dibuat baru kemudian lanjut pada proses memasukkan jeruji, Anda perlu membuat lubang di antara sisi-sisi kerangka sangkar dengan jarak yang presisi, rekatkan jeruji ke bagian yang sudah dibuat lubang tersebut menggunakan lem atau paku agar lebih kuat, jangan lupa membuat alas sangkar yang bisa digeser jadi lebih mudah proses pembersihannya.

Cara Membuat Sangkar Burung Perkutut Dari Kayu

Selain bambu Anda juga bisa memanfaatkan kayu untuk membuat sangkar, siapkan bahan dan peralatan pendukung lain seperti lem kayu; triplek; paku; cat; gergaji; bor; amplas, selanjutnya tentukan model sangkar sesuai dengan yang Anda inginkan bisa berbentuk kotak atau bulat, umumnya tinggi sangkar burung perkutut 45 cm hingga 180 cm, sedangkan untuk panjangnya minimal 100 cm dan lebarnya minimal 50 cm.

Setelah menentukan model langkah selanjutnya adalah membuat sketsa dan kerangka sangkar, terlebih dahulu buat kerangka bagian atas dan juga bawah, jika Anda membuat sangkar berbentuk kotak maka akan membuat kerangka atas dan bawah dengan bentuk persegi, selesai membuat kerangka atas; bawah dan samping kemudian satukan masing-masing kerangka dan perkuat menggunakan paku, perhatikan letak paku agar tidak terkena ke tubuh burung.

Baca Juga:  Cara Membuat Suara Perkutut Besar

Setelah selesai membuat kerangka sangkar lanjutkan dengan proses mengebor untuk memasang jeruji, hati-hati saat mengerjakan proses ini karena antar jeruji yang berdekatan, setidaknya jarak antar jeruji berkisar 1 cm.

Untuk membuat jeruji bisa menggunakan bahan bambu, potong bambu hingga mencapai ukuran yang diinginkan, baru kemudian haluskan jeruji tersebut menggunakan amplas atau pisau serut, jika sudah selesai masukkan satu persatu jeruji ke lubang yang sudah dibuat sebelumnya lalu beri lem di ujung-ujungnya agar kuat.

Sebelum Anda memasang seluruh jeruji jangan lupa menyisakan sedikit ruang untuk pintu sangkar, usahakan membuat pintu yang cukup longgar sehingga memudahkan tangan keluar masuk saat akan memberi makan atau mengambil burung. Sebelum berakhir ke proses pengecatan perhatikan bagian alas sangkar yang bisa Anda buat menggunakan triplek, pilih alas sangkar yang bisa dipasang atau digeser dari bawah untuk memudahkan proses pembersihan sangkar, jika dirasa sudah menyelesaikan semua tahapan maka Anda bisa mengakhiri proses pembuatan sangkar ini dengan mengecat sesuai warna yang diinginkan.