Dunia Informasi untuk anda

Translate Sunda-Indonesia

Tuliskan kata atau kalimat yang ingin anda translate Indonesia-Sunda:

0 / 5000 karakter





Hasil Translate:


translate sunda indonesia
translate sunda indonesia

Dasar-Dasar Bahasa Sunda untuk Pemula yang Wajib Anda Ketahui

Seperti halnya bahasa daerah lainnya yang ada di Indonesia, bahasa Sunda juga perlu dilestarikan. Dan cara termudah untuk melestarikan bahasa Sunda adalah dengan menggunakannya untuk berkomunikasi. Lalu, bagi Anda yang baru mau belajar bahasa Sunda, apakah ada tips tips belajar bahasa Sunda yang bisa Anda coba?

Tentu saja jawabannya ada. Karena meskipun saat ini Anda beranggapan bahwa belajar bahasa Sunda terasa sulit, sebenarnya hal ini sama sekali tidak mustahil. Ditambah lagi, saat ini sudah ada tool translate Sunda untuk membantu Anda belajar bahkan secara otodidak.

Kalau begitu, bagaimana ya cara belajar bahasa Sunda yang tepat? Pertama, Anda perlu mengenal dan memahami terlebih dahulu beberapa hal dasar mengenai bahasa Sunda yang akan dibahas berikut ini. Yuk simak dulu penjelasannya dan selamat membaca!

Berkenalan Dulu dengan Bahasa Sunda

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, bahasa Sunda merupakan bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Sunda, yang mendominasi nyaris seluruh Provinsi Jawa Barat dan Banten. Nah, menariknya bahasa Sunda ini ternyata menempati peringkat kedua bahasa daerah kedua dengan jumlah pengguna terbanyak setelah bahasa Jawa.

Hal menarik lainnya dari bahasa Sunda adalah bahwa penggunanya ternyata tak hanya bisa Anda temukan di Jawa Barat dan Banten. Karena ternyata, ada beberapa wilayah di Jawa Tengah yang masyarakatnya juga menggunakan bahasa Jawa, seperti di Kabupaten Brebes hingga DKI Jakarta.

Apa Itu Undak-Unduk Bahasa Sunda?

Seperti halnya ragam tingkatan yang ada dalam tatanan bahasa Jawa, dalam bahasa Sunda pun ada yang dikenal sebagai “undak-unduk basa”. Pada dasarnya, undak-unduk basa ini mengategorikan penggunaan bahasa Sunda dalam 3 (tiga) tingkatan, yaitu bahasa Sunda halus, biasa (loma), dan kasar.

Ketiga tingkatan tersebut biasanya juga dikelompokkan ke dalam 2 (dua) tingkatan, yaitu bahasa Sunda formal dan informal. Bahasa Sunda formal sendiri adalah bahasa Sunda halus yang digunakan saat berkomunikasi dengan orang lain yang usianya lebih tua ataupun orang yang belum akrab. 

Sementara itu, bahasa Sunda informal mengacu pada Sunda loma maupun kasar yang digunakan untuk berbicara dengan teman akrab. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa cek ilustrasi berikut ini.

Misalnya, Anda sedang menaiki angkutan umum dan ingin bertanya dengan orang yang baru saja Anda kenal. Dalam kondisi ini, Anda bisa pilih antara kedua kalimat sebagai berikut apabila Anda ingin bertanya “Habis dari mana?”:

  • Bahasa Sunda loma — “Tas ti mana?”

Pertanyaan ini digunakan untuk bertanya kepada teman akrab.

  • Bahasa Sunda halus — ‘Tos ti palih mana, Pak/Bu?”

Pertanyaan ini digunakan untuk bertanya kepada orang yang lebih tua atau orang yang baru pertama kali Anda temui.

Artinya, dalam ilustrasi di atas Anda perlu menggunakan kalimat menggunakan bahasa Sunda halus. Kalau Anda menggunakan bahasa Sunda loma, salah-salah Anda disangka kasar dan tidak tahu sopan santun.

Bagaimana Melafalkan Huruf “e” dalam Bahasa Sunda

Apabila Anda amati dalam percakapan yang menggunakan bahasa Sunda, terdapat beberapa cara pelafalan atau pengucapan huruf “e” yang berbeda-beda. Saat Anda mempelajari bahasa daerah yang satu ini, tahu cara pelafalan seperti orang Sunda asli jelas merupakan tips belajar bahasa Sunda yang sangat penting untuk diikuti.

Dalam bahasa Sunda sendiri, ada 3 (tiga) cara pelafalan huruf “e”, yaitu:

  • Huruf “e” yang diucapkan seperti pengucapan menggunakan bahasa Indonesia pada umumnya.
  • Huruf “é” yang diucapkan seperti dalam kata kecap dan enak.
  • Huruf “eu” yang diucapkan seperti dalam kata peuyeum.

Mulai dengan Kosakata Sehari-Hari dalam Bahasa Sunda

Salah satu cara mudah dan efektif untuk mulai belajar bahasa Sunda sebagai pemula adalah memulai dari kosakata yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Apabila Anda bingung harus memulai dari mana, Anda bisa gunakan daftar di bawah ini:

  • Aya = Ada.
  • Enya, uhun, muhun = Iya.
  • Geulis = Cantik.
  • Hatur nuhun = Terima kasih.
  • Hungkul, wungkul = Doang, saja.
  • Iraha = Kapan.
  • Ka mana = Ke mana.
  • Karunya = Kasihan.
  • Kasep = Ganteng.
  • Kumaha = Bagaimana.
  • Kumaha damang? = Apa kabar?
  • Kumaha engke = Lihat nanti, bagaimana nanti.
  • Kunaon? = Kenapa?
  • Mangga = Boleh, silahkan, mari.
  • Naon = Apa
  • Nuju naon? = Sedang melakukan apa?
  • Punten = Permisi.
  • Saha = Siapa.
  • Sakedap = Sebentar.
  • Ti mana = Dari mana.

Tips Belajar Bahasa Sunda untuk Pemula

Di samping ketiga poin yang sudah dijelaskan di atas, masih ada beberapa tips lainnya yang juga bisa Anda lakukan terutama sebagai pemula. Tanpa buang banyak waktu lagi, simak deretan tipsnya berikut ini.

1. Mantapkan niat dan keinginan belajar yang kuat

Meskipun terdengar sepele, poin yang satu ini rupanya sering dilewatkan oleh banyak pemula yang baru mulai belajar bahasa asing maupun bahasa daerah. Padahal, tanpa adanya niat dan keinginan untuk belajar yang kuat dari awal, perjalanan dan proses pembelajaran Anda selanjutnya akan terasa lebih sulit.

Akan tetapi, lain cerita jika Anda dari awal memang punya niat dan keinginan belajar yang sudah mantap. Karena dengan begitu, Anda tidak akan gampang menyerah meskipun Anda mengalami kesulitan saat belajar nantinya.

2. Cari teman orang Sunda atau jago berbahasa Sunda

Tips berikutnya adalah mencari teman yang berasal dari Sunda, atau yang menguasai bahasa Sunda dengan fasih. Kalau sudah ada teman yang memenuhi kriteria tersebut, Anda jelas beruntung. Tapi kalaupun belum ada, Anda bisa tambah koneksi lewat teman yang sudah ada saat ini, ataupun mencari kenalan baru melalui media sosial.

Jika Anda punya teman orang Sunda atau yang jago berbahasa Sunda, ia akan bisa membantu Anda belajar. Misalnya mengajari pelafalan dalam bahasa Sunda hingga memberikan koreksi atau masukan yang bermanfaat sepanjang proses belajar Anda.

3. Konsisten praktik berbicara dalam bahasa Sunda

Apapun bahasa yang Anda pelajari, kemampuan berkomunikasi secara verbal atau lewat lisan jelas wajib dikuasai. Dan sebagai bagian dari proses belajar bahasa asing maupun bahasa Sunda, praktik berbicara jelas akan sangat membantu Anda dalam menguasai bahasa daerah yang satu ini.

Meskipun di awal-awal bahasa Sunda Anda masih belepotan, Anda tak perlu malu atau takut. Ketika Anda latihan dengan teman sendiri, ia pasti sudah maklum sejak awal. Dan jika Anda latihan praktik bicara dengan orang asing, Anda bisa jelaskan sejak awal kalau Anda sedang belajar dan meminta agar ia membantu Anda mengobrol dalam bahasa Sunda.

4. Belajar gratis lewat internet

Saat ini, internet bisa dibilang sekolah gratis. Soalnya, ada banyak hal yang bisa Anda pelajari bahkan tanpa harus keluar biaya sama sekali, termasuk belajar bahasa Sunda. Misanya lewat blog, channel YouTube, akun-akun media sosial, hingga tools translate Sunda online. Manfaatkan seluruh resource gratis tersebut secara maksimal untuk membantu Anda belajar bahasa Sunda dari nol. Dan apabila Anda menemukan kosakata yang masih asing dan masih baru, Anda bisa gunakan tools translate Sunda untuk menerjemahkannya dengan mudah. Dengan cara ini, Anda juga tak perlu repot-repot membuka kamus, kan?