Dunia Informasi untuk anda

Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal dan Keunggulan Udang Vaname

Memiliki potensi yang sangat unggul di pasar komoditas perikanan dalam negeri menjadi salah satu alasan utama udang Vaname laris dibudidayakan. Rasanya juga enak, menyehatkan dan keuntungannya lumayan. Tak heran masyarakat mulai tertarik untuk melakukan analisa usaha budidaya udang Vaname di kolam terpal.

Mengapa prospek budidaya udang Vaname lebih cocok di kolam terpal? Bagaimana cara menganalisa usaha budidaya udang ini? Ada beberapa hal termasuk jenis biaya yang harus anda pahami. Berikut adalah keunggulan usaha udang Vaname di kolam terpal dan analisa usahanya.

Ciri Khas Udang Vaname

Sebelum membahas tentang keunggulan udang Vaname dan budidaya udang Vaname kolam terpal, sebaiknya ketahui terlebih dahulu seperti apa ciri-ciri dari udang Vaname. Berikut adalah ciri-cirinya.

  • Memiliki balutan kulit tipis berwarna kekuningan dan kaki putih. Teksturnya cukup keras
  • Jika dibandingkan dengan udang jerebug atau windu, Vaname ini lebih kecil
  • Terdapat bagian di kepala yang agak menjorok ke luar. Ini merupakan bagian kelopak kepala yang memanjang dengan sisi pinggir bergerigi
  • Panjang tubuh dapat mencapai hingga 23 cm dan aktif bergeraknya adalah di malam hari
  • Tipikal pemakan yang lambat dan terus menerus

Keunggulan Budidaya Udang Vaname pada Kolam Terpal

Analisa usaha budidaya udang Vaname di kolam terpal lebih memiliki berbagai keunggulan. Beberapa alasan mengapa usaha ini cocok dibudidayakan di kolam terpal adalah sebagai berikut.

1. Kualitas Udang Vaname Lebih Baik

Menggunakan kolam terpal ini bisa dikatakan perawatannya akan lebih mudah dilakukan. Anda juga bisa lebih waspada lagi dalam hal pengurasan maupun saat panen. Sehingga bisa terhindar dari adanya racun tanah yang akan berpengaruh ke rasa yang dihasilkan udang.

Baca Juga:  Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak Tradisional

Hilangnya racun tanah yang mengganggu tentu bisa meningkatkan kualitas hidup udang Vaname. Sehingga udang yang dibudidayakan lebih terasa gurih dan enak. Gunakan kolam terpal apabila udang ingin dijual di berbagai rumah makan.

2. Lebih Hemat

Kolam terpal juga cocok untuk budidaya udang jenis Vaname dikarenakan bisa lebih hemat atau irit. Biaya pembuatan kolam tanah memiliki harga yang sangat mahal. Prosesnya juga tergolong sangat lama untuk dibuat. Ini membuatnya tidak cocok untuk digunakan sebagai usaha budidaya udang Vaname.

3. Tingkat Hidup Semakin Tinggi

Yang ketiga adalah kolam terpal mendorong usaha budidaya tambak Vaname memiliki tingkat hidup yang lebih tinggi. Karena kolam terpal membuat sehat udang Vaname tentunya diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Jika dibandingkan dengan kolam tanah, jenis kolam seperti itu cenderung lebih mudah terkena racun yang sangat berbahaya.

Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal

analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal
analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal

Apabila anda mulai tertarik untuk belajar budidaya udang Vaname dan menjadikan itu sebagai ladang usaha anda, ada baiknya ketahui terlebih dahulu analisanya. Dengan anda mengetahui analisa usahanya, anda bisa mengetahui resiko risiko yang akan terjadi kedepannya serta mengetahui bagaimana perawatan yang tepat.

1. Modal Awal (Biaya Tetap)

Yang harus anda persiapkan pertama adalah biaya tetap yang bisa disebut dengan modal awal anda membangun usaha budidaya Vaname. Biaya tetap berisi berbagai aset yang dapat anda pakai berulang-ulang. Anda keluarga biaya ini hanya sekali saja di awal. Biaya tetap terdiri dari :

  • Lahan
  • Kolam terpal
  • Pompa air dan juga kincir
  • Instalasi listrik
  • Peralatan yang lain
Baca Juga:  Seperti Ini Siklus Hidup Udang Vaname dan Manfaat untuk Kesehatan

2. Biaya Tidak Tetap

Untuk melakukan analisa usaha budidaya udang Vaname, anda juga wajib mempertimbangkan mengenai biaya tidak tetap. Ini merupakan pengeluaran seperti gaji dan lain-lain. Inilah rincian biaya tidak tetap.

  • Biaya pakan
  • Bibit udang Vaname
  • Suplemen
  • Gaji untuk karyawan
  • Listrik dan transportasi

Biaya tidak tetap ini tentunya lebih banyak daripada biaya tetap. Setelah memperhitungkan biaya tetap atau modal awal dan biaya tak tetap pada analisa usaha budidaya udang Vaname di kolam terpal, kini saatnya anda membuat perhitungan mengenai keuntungannya.

3. Keuntungan

Kegiatan yang ketiga ini termasuk dalam kegiatan yang dapat membuat anda mengetahui kapan modal awal bisa balik dan bisa diraih kembali. Pada keuntungan ini berisi tentang perhitungan laba rugi, menghitung harga pokok penjualan, menghitung saldo awal dan akhir, serta menghitung penjualan bersih. Itu dia analisa usaha budidaya udang Vaname di kolam terpal.

Tips Supaya Usaha Budidaya Udang Vaname Sukses

Setelah memahami apa saja yang harus diperhatikan dalam melakukan analisa usaha Vaname, termasuk keuntungan budidaya udang Vaname, berikutnya anda harus simak tips ini. Berikut ini merupakan tips yang bisa anda terapkan agar usaha ternak Vaname anda bisa berjalan dengan baik dan sukses.

1. Memperhatikan Air pada Kolam

Yang dimaksud pada poin pertama ini adalah anda harus mencermati dengan benar bagaimana pengisian air kolam yang benar. Bukan hanya di kolam terpal saja, udang Vaname juga bisa dibudidayakan di air payau. Untuk pengisian air kolam ini harus disesuaikan dengan ukuran. Kemudian isi kolamnya setelah dari tinggi kolam itu.

Anda bisa mendiamkan sekitar 1 hingga 2 minggu sebelum nantinya diisi dengan bibit-bibit udang. Lakukan proses fermentasi dengan probiotik serta tambahkan juga garam agar air jadi payau.

2. Aspek Perawatan

Cara budidaya udang Vaname tak terlepas dari bagian perawatannya. Berikan pakan yang sesuai 3 sampai 4 kali sehari. Harus terdiri dari 30% protein yang tinggi dari jumlah pakan. Selain itu air kolam juga harus dikuras agar udang tak mudah terkena penyakit. Pengurasan air kolam bisa dilakukan saat usianya sudah 60 hari.

Baca Juga:  Rumus Tabel Pemberian Pakan Udang Vaname Menurut Umur

Ketika memanen, alangkah baiknya dilakukan pada saat malam hari supaya kualitasnya selalu terjaga dengan baik. Berhasil tidaknya usaha budidaya udang Vaname ini bergantung pada tingkat kualitas air di kolam. Maka dari itu, lakukan pengelolaan yang baik pada air tambak udang.

3. Pemilihan Bibit Unggul

Selain itu, pemilihan bibit unggul juga tak kalah pentingnya. Pilihlah bibit unggul dengan ukuran yang sama. Jika bibit udang berbentuk lurus saat mereka berenang, berarti itu bibit yang baik. Antena nya terlihat utuh, ekor terbuka dan usus terisi penuh. Bisa terlihat juga pada cara berenang melawan arus.

Penyebaran bibit bisa dilakukan kapan saja. Namun waktu yang paling baik untuk penebaran adalah pada saat sore hari. Hal ini dikarenakan saat itu matahari tak terasa terlalu menyengat.

Memulai usaha di bidang perikanan seperti udang Vaname ini memang sangat menggiurkan. Selain mudah untuk dibudidayakan, budidaya udang ini juga tergolong cepat dipanen. Biasanya masa panen berlangsung sekitar 3 bulan. Namun apabila mengikuti program bernama fast growth bisa dipanen sampai dengan 100 hari.

Peminat udang Vaname juga tinggi. Tak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tetapi juga di berbagai restoran atau hotel. Pilihan anda untuk membangun usaha udang Vaname dari kolam terpal sangat bagus. Tak perlu khawatir jika anda adalah pemula dan jangan khawatir dengan tantangan yang akan dihadapi. Pelajari dahulu dari nol, termasuk bagaimana cara analisa usaha budidaya udang Vaname di kolam terpal dengan benar, sampai cara penanganannya. Sekian, semoga bermanfaat.