Dunia Informasi untuk anda

Cara Mempercepat Pertumbuhan Udang Vaname

Bagi Anda yang merupakan petambak udang vaname, mengetahui bagaimana cara mempercepat pertumbuhan udang vaname tentu akan sangat membantu dari segi optimalisasi perawatan dan maintenance hingga panen udang. Alasannya simpel: makin cepat Anda memaksimalkan pertumbuhan udang, makin cepat pula Anda panen dan mendapatkan keuntungan dari bisnis Anda.

Hanya saja, perlu Anda catat juga bahwa udang vaname sudah bisa dipanen minimal pada usia 3 bulan. Dengan begitu, cara mempercepat pertumbuhan udang vaname yang Anda lakukan adalah untuk memastikan bahwa pertumbuhan udang sudah mencapai tingkat optimal dalam waktu 3 bulan tadi. Apabila setelah 3 bulan ternyata udang belum siap panen, tandanya ada pelambatan atau keterlambatan pertumbuhan.

Faktor Penyebab Udang Vaname Lambat Tumbuh

Kalau begitu, apa saja ya penyebab lambatnya pertumbuhan udang vaname yang jelas harus Anda hindari? Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya yang paling umum.

1. Buruknya kualitas air tambak

Kualitas air tambak yang buruk bisa Anda lihat dari berbagai aspek. Misalnya warna air yang keruh, tingginya kadar amoniak dan nitrat, buruknya salinitas air, tingkat oksigen terlarut terlalu sedikit, maupun kadar pH yang tidak ideal. Akibatnya, udang bisa mengalami stres sehingga pertumbuhannya tidak bisa optimal. Bahkan, kondisi tersebut bisa menyebabkan keracunan dan kematian massal.

2. Pemberian pakan tidak optimal

Faktor yang satu ini berkaitan erat dengan overfeeding, atau banyaknya sisa pakan yang terbuang. Artinya, overfeeding tidak sepenuhnya hanya mengacu pada jumlah pakan yang diberikan saja. Pasalnya, jika pakan yang diberikan sedikit tapi tetap banyak yang terbuang, artinya sudah termasuk overfeeding.

Baca Juga:  Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal dan Keunggulan Udang Vaname

3. Kualitas bibit yang buruk

Kualitas hasil panen udang Anda nantinya juga sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit atau benurnya. Oleh karena itu, kualitas benur yang buruk juga dapat menyebabkan lambatnya pertumbuhan udang. Sedangkan ciri benur yang kualitasnya buruk bisa Anda lihat dari ukuran yang berbeda, usus tidak penuh terisi, bentuk tubuhnya tidak lurus, ekornya tidak membuka, tidak berenang aktif, dan antenanya rusak atau tidak utuh.

4. Kesalahan penebaran bibit

Apabila penebaran bibit di awal budidaya keliru, dampaknya akan terlihat pada pertumbuhan dan hasil panen nanti. Contohnya penebaran bibit di siang teruk atau menebar bibit yang terlalu banyak jumlahnya.

Tips Mempercepat Pertumbuhan Udang Vaname

Cara Mempercepat Pertumbuhan Udang Vaname

Setelah mengetahui apa saja faktor yang bisa memperlambat pertumbuhan udang vaname, Anda pun bisa menghindari faktor-faktor tadi. Dengan begitu, Anda bisa pastikan bahwa pertumbuhan udang budidaya Anda optimal dan bisa segera Anda panen.

Di samping itu, Anda juga bisa mengikuti cara-cara berikut ini untuk mempercepat pertumbuhan udang vaname.

1. Berikan pakan berkualitas

Pakan menjadi sumber energi utama udang vaname untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Ketika kualitas pakan baik, pertumbuhan udang vaname pun semakin cepat. Hanya saja, seperti apa ya kriteria pakan udang yang berkualitas baik untuk udang vaname?

  • Saat dimasukkan ke dalam air, pakan tidak mudah pecah sehingga pakan tidak cepat terbuang.
  • Pakan cepat tenggelam ketika masuk ke dalam air agar pakan bisa segera dimakan.
  • Pakan tidak terlalu keras untuk mengaja kondisi organ udang.
  • Pakan memiliki daya pikat agar cepat dimakan.
  • Mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang berimbang.
Baca Juga:  Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak Tradisional

Di samping itu, biasanya petambak juga menambahkan pakan alami sebagai salah satu cara mempercepat pertumbuhan udang vaname. Pastikan pakan alami sudah lebih dulu matang di dalam air sebelum Anda melepaskan benur.

2. Pemberian pakan yang efektif

Pastikan Anda memberikan pakan udang secara efektif atau tepat sasaran untuk membantu mempercepat pertumbuhannya. Anda bisa gunakan automatic feeder atau mesin pemberi pakan otomatis untuk mengoptimalkan proses pemberian pakan. Dengan mesin tersebut, Anda akan bisa atur jarak waktu pemberian pakan secara otomatis.

Dan pastinya, kualitas pakan yang Anda berikan juga berdampak pada pertumbuhan ukuran udang budidaya. Dengan mengombinasikan cara pemberian pakan yang efektif dan kualitas pakan yang baik, cara mempercepat pertumbuhan udang vaname tentu bisa memberikan efek signifikan.

3. Kualitas air yang baik

Salah satu faktor lain yang berdampak signifikan terhadap pertumbuhan udang adalah kualitas air. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan aspek yang satu ini untuk memastikan tingkat pertumbuhan udang vaname budidaya secara optimal dan maksimal.

Lakukan pemeriksaan kondisi air secara teratur, minimal sekali per minggu di pagi hari. Di samping itu, pastikan pula bahwa kondisi air tambak selalu bersih supaya udang budidaya Anda tidak gampang stres.

Beberapa parameter atau kriteria yang menunjukkan baiknya kualitas air tambak adalah sebagai berikut.

  • Oksigen terlarut di dalam tambak berkisar antara 4 sampai 8 ppm. Untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam air tambak, Anda bisa gunakan aerator.
  • Warna air tambak cokelat muda, cokelat tua, atau hijau muda. Usahakan agar warna air hijau kecokelatan, karena inilah warna air tambak yang terbaik.
  • Kandungan kadar amoniak kecil, sedikit, atau minim. Anda bisa pastikan air tambak terus mengalir untuk membantu mengurangi kadar amoniaknya.
  • Kadar pH berkisar antara 7 sampai 8,5. Apabila kadar pH terlalu tinggi, air terlalu asam sehingga perlu penaburan kapur. Apabila kadar pH terlalu rendah, air terlalu basa sehingga butuh penebaran air rebusan ketapang.
  • Kandungan nitrat idealnya berkisar antara 0,1 hingga 2 mg/l. Anda bisa mengurangi kadar kandungan nitrat di dalam air tambak dengan mengurangi jumlah sisa pakan yang ada di dalam tambak, alias mengurangi risiko overfeeding.
  • Suhu air berkisar antara 28 sampai 30 derajat Celcius.
  • Salinitas air berkisar antara 15 sampai 25 ppt.
Baca Juga:  Seperti Ini Siklus Hidup Udang Vaname dan Manfaat untuk Kesehatan

4. Kualitas bibit atau benur

Bibit udang atau benur yang baik bisa Anda amati dan uji secara visual maupun secara mikroskopis, mikrobiologis, ataupun tes PCS. Dan beberapa kriteria atau karakteristik benur yang berkualitas baik sebenarnya bisa Anda identifikasi secara visual:

  • Tubuhnya bersih dan lurus saat berenang.
  • Kedua antena utuh (tidak rusak atau patah).
  • Mata bersih.
  • Ekor selalu terbuka.
  • Benur berenang dengan aktif.
  • Bereaksi secara aktif saat ada rangsangan di dalam air kolam (misalnya ada pakan masuk).

Oleh karena itu, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pastikan bahwa bibit atau benur yang Anda taburkan di dalam kolam tambak sejak awal memang merupakan benur yang berkualitas baik.

5. Pengecekan dan monitoring yang teratur

Tujuan dari proses pengecekan yang satu ini adalah untuk membantu Anda mengamati dan memonitor laju pertumbuhan udang vaname, sekaligus menjaga kelangsungan hidupnya. Pasalnya, udang vaname yang pertumbuhannya baik akan cepat besar dan mengalami fase pergantian kulit karena perubahan ukurannya tersebut. Itu tadi rangkuman dan panduan cara mempercepat pertumbuhan udang vaname, yang juga mencakup faktor-faktor penyebab lambatnya pertumbuhan udang yang perlu Anda hindari. Semoga panduan di atas bisa membantu Anda memaksimalkan pertumbuhan udang agar Anda juga dapat memperoleh hasil panen yang optimal.